Kompas.com - 30/07/2019, 19:41 WIB
Munafri Arifuddin, CEO PSM Makassar, memberikan sambutan kepada fans PSM di Stadion Mattoangin, Makassar, usai ditundanya laga leg kedua final Piala Indonesia, Minggu (28/7/2019). BOLASPORT.com/FIRZIE IDRISMunafri Arifuddin, CEO PSM Makassar, memberikan sambutan kepada fans PSM di Stadion Mattoangin, Makassar, usai ditundanya laga leg kedua final Piala Indonesia, Minggu (28/7/2019).

KOMPAS.com - CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus, secara terang-terangan menyebut adanya ketidakcakapan dari panitia pelaksana (panpel) PSM Makassar untuk laga leg kedua final Piala Indonesia 2019 pada akhir pekan lalu.

Akibat ketidakcakapan panpel PSM, pihak Persija merasakan ketidaknyamanan selama berada di Makassar pada beberapa waktu lalu.

Berbagai gangguan hingga insiden pelemparan terhadap bus yang ditumpangi pemain Persija membuat laga leg kedua final Piala Indonesia 2019 ditunda.

Baca juga: PSM Vs Persija, Macan Kemayoran Minta Rantis dari Awal hingga Pulang

"Persija menganggap adanya ketidakcakapan dari panitia penyelenggara dalam menjamu kami. Banyak yang tidak baik," ucap Ferry Paulus saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

"Kami mengalami berbagai tekanan, mulai dari visual, lalu adanya petasan di hotel pada pukul 12 malam dan setengah 2 malam. Intinya memberikan pressure keberadaan kami di Makassar."

Ferry melanjutkan, awalnya pemain Persija dan kru tidak ambil pusing dengan adanya teror petasan dan sejenisnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski ada teror itu, kata Ferry, pemain Persija masih bisa rileks dan beristirahat dengan nyaman.

Akan tetapi, insiden pelemparan terhadap bus Persija usai sesi latihan resmi membuat Macan Kemayoran tidak nyaman dan memilih untuk tak bertanding.

"Ketidakcakapan pihak panpel yakni tidak meminta dipertebalnya pengamanan saat official training. Itulah yang saya maksud ketidakcakapan mereka," tutur Ferry.

Menurut Ferry, sebagai panpel, mereka seharusnya bisa melakukan langkah-langkah antisipasi terjadinya kemungkinan buruk.

Sorotan soal tiket offline

Dalam kesempatan itu, Ferry Paulus juga menyoroti penyebab terjadinya penumpukan suporter saat sesi latihan resmi pada Sabtu (27/7/2019).

Ferry menegaskan bahwa penumpukan itu terjadi karena adanya penjualan tiket secara langsung di sekitar stadion.

"Tiket yang dijual itu jelas-jelas menyalahi aturan, karena tempat duduk yang disiapkan persis di belakang bench tim," ucap Ferry.

Baca juga: Ricky/Angga Langsung Tersingkir di Babak Pertama Thailand Open 2019

"Tanggal 27, dijual 800 tiket. Oleh karena animo masyarakat Makassar besar, jumlah tiket itu habis dalam tempo sangat singkat, sehingga terjadi penumpukan. Seharusnya panpel membuat antisipasi yang cerdas."

Ferry pun akhirnya mengimbau kepada panpel PSM untuk menyiapkan pengamanan berlapis agar insiden pekan lalu tak terulang.

Persija meminta disiapkan kendaraan taktis (rantis) mulai dari bandara ke hotel, saat latihan resmi, bertanding, dan pulang kembali ke hotel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duka Mendalam atas Meninggalnya Pebalap WorldSSP 300 Dean Berta Vinales

Duka Mendalam atas Meninggalnya Pebalap WorldSSP 300 Dean Berta Vinales

Motogp
Profil Dean Berta Vinales, Sepupu Maverick Vinales yang Gugur di Sirkuit Jerez

Profil Dean Berta Vinales, Sepupu Maverick Vinales yang Gugur di Sirkuit Jerez

Sports
Rebut Sabuk Juara Dunia dari Anthony Joshua, Usyk Tak Pikirkan Rematch

Rebut Sabuk Juara Dunia dari Anthony Joshua, Usyk Tak Pikirkan Rematch

Sports
Pioli soal Daniel Maldini: Dia Berteknik, Punya Visi Bagus, tetapi…

Pioli soal Daniel Maldini: Dia Berteknik, Punya Visi Bagus, tetapi…

Liga Italia
Profil Oleksandr Usyk, Petinju Ketiga Asal Ukraina yang Menjadi Juara Kelas Berat

Profil Oleksandr Usyk, Petinju Ketiga Asal Ukraina yang Menjadi Juara Kelas Berat

Sports
Real Madrid Ditahan Villarreal, Ancelotti Tak Suka Kacamata Ketiga

Real Madrid Ditahan Villarreal, Ancelotti Tak Suka Kacamata Ketiga

Liga Spanyol
Hasil dan Klasemen Liga 1: Bali United Memimpin, Persebaya di Zona Merah

Hasil dan Klasemen Liga 1: Bali United Memimpin, Persebaya di Zona Merah

Liga Indonesia
Edin Dzeko, Striker Gaek yang Sinarnya Belum Meredup

Edin Dzeko, Striker Gaek yang Sinarnya Belum Meredup

Sports
Klasemen Liga Inggris: Liverpool Memimpin, Duo Manchester Bersaing Ketat

Klasemen Liga Inggris: Liverpool Memimpin, Duo Manchester Bersaing Ketat

Liga Inggris
Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid di Puncak, Sevilla Geser Atletico

Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid di Puncak, Sevilla Geser Atletico

Liga Spanyol
Man United Vs Aston Villa, Rekor Ronaldo dan Bruno Hancur di Tangan The Villans

Man United Vs Aston Villa, Rekor Ronaldo dan Bruno Hancur di Tangan The Villans

Liga Inggris
Hasil Tinju Dunia - Anthony Joshua Takluk, Oleksandr Usyk Juara Baru Kelas Berat

Hasil Tinju Dunia - Anthony Joshua Takluk, Oleksandr Usyk Juara Baru Kelas Berat

Sports
Faktor yang Membuat Pelatih Arema FC Pakai Rompi Latihan

Faktor yang Membuat Pelatih Arema FC Pakai Rompi Latihan

Sports
Ketika Dinasti Maldini di AC Milan Berlanjut Setelah 4.927 Hari…

Ketika Dinasti Maldini di AC Milan Berlanjut Setelah 4.927 Hari…

Liga Italia
Hasil Lengkap Liga Inggris: MU Tumbang Saat Man City Menang, Ronaldo Menuntut...

Hasil Lengkap Liga Inggris: MU Tumbang Saat Man City Menang, Ronaldo Menuntut...

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.