Bisakah Frenkie de Jong "Kembalikan" Jati Diri Barcelona?

Kompas.com - 30/07/2019, 19:00 WIB
Gelandang Barcelona, Frenkie de Jong, kala beraksi pada laga persahabatan kontra Chelsea di Stadion Saitama, Jepang, pada Selasa (23/7/2019). TWITTER.COM/DeJongFrenkie21Gelandang Barcelona, Frenkie de Jong, kala beraksi pada laga persahabatan kontra Chelsea di Stadion Saitama, Jepang, pada Selasa (23/7/2019).

KOMPAS.com - Sepeninggal Xavi Hernandez dan Andres Iniesta, Barcelona kelimpungan mencari sosok pengganti keduanya.

Keduanya seperti roh permainan Barcelona dengan mengandalkan umpan-umpan pendek, atau bisa dikenal dengan tiki-taka.

Tak hanya itu, total Xavi dan Iniesta telah membantu Barcelona dalam merengkuh 32 trofi di semua ajang.

Baca juga: Debut Frenkie De Jong di Barcelona, Langsung Jadi Metronom

Sepeninggal keduanya, El Barca kehilangan jati diri dan seakan tidak lagi menggambarkan klub yang sesungguhnya.

Yang paling kentara adalah Barcelona tak lagi menguasai Eropa.

Kali terakhir, klub asal Catalan tersebut menguasai Eropa pada 2015, yakni saat menjadi juara Liga Champions musim 2014-2015.

Musim tersebut juga merupakan musim terakhir Xavi-Iniesta bermain bareng karena setelah itu, Xavi memutuskan "hijrah" ke Liga Arab guna memperkuat Al-Sadd.

Xavi dan Iniesta juga merupakan pelayan goal getter Barcelona, Lionel Messi.

Melalui umpan-umpan manja dan terukur, Xavi dan Iniesta kerap membuat assist untuk gol-gol Messi.

Baca juga: Alasan Matthijs de Ligt Pilih Jalan Berbeda dari Frenkie de Jong

Namun, sepeninggal kedua maestro itu, Messi seakan berjuang sendirian untuk Barcelona.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X