Pertama Sepanjang Sejarah, Timnas Indonesia Akan Berlaga di Papua

Kompas.com - 30/07/2019, 06:45 WIB
Menpora Imam Nahrawi sedang menguji coba rumput Stadion Papua Bangkit,, Kabupaten Jayapura, Papua (21/06/2019) KOMPAS.com/Dhias SuwandiMenpora Imam Nahrawi sedang menguji coba rumput Stadion Papua Bangkit,, Kabupaten Jayapura, Papua (21/06/2019)

"Kedua tanggal itu sudah kami kunci. Sehabis kedua pertandingan itu, anak-anak akan beristirahat tiga hari sebelum berangkat ke SEA Games di Filipina," ujar Marshal lagi.

Ia juga mengatakan bahwa pertandingan kontra Timnas U-23 Iran akan menjadi ujian mumpuni bagi skuad Garuda sebelum bertanding di SEA Games sehingga diharapkan pertandingan bakal berlangsung seru dan menghibur.

Stadion Papua Bangkit dibangun di atas tanah seluas 13 hektar dan murni dibiayai oleh APBD Papua sebesar Rp 1,3 triliun dan dibangun khusus untuk pembukaan dan penyelenggaraan PON XX 2020.

Baca juga: Final Piala Indonesia, Trauma Persija dan Handicap PSM Makassar

Pembangunan stadion berkapasitas 40.000 orang tersebut dimulai sejak akhir 2016 dan  rampung pada Juni 2019.

Demi menyelesaikan pekerjaan lintasan, PT PP (Persero) sebagai kontraktor pembangun,  mendatangkan tenaga ahli dari luar negeri.

"Untuk pembangunan stadion sudah 100 persen selesai berikut dengan fasilitas pendukungnya," kata pimpro pembangunan Stadion Papua Bangkit, Dwi Aji Wicaksono, di sela pemaparan kepada Menpora Imam Nahrawi di Papua, Jumat (21/6/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Semuanya dibuat dengan standar internasional. Lapangan, rumput, lampu, hingga lintasan atletik semuanya standar internasional. Kami juga menyiapkan akses untuk kaum difabel," katanya.

Marshal pun mengutarakan bahwa keinginan PSSI adalah agar Timnas Indonesia bermain di luar Pulau Jawa mengalahkan segala aspek kesulitan logistik dari menggelar pertandingan di seantero Indonesia.

"Laga timnas pasti akan disiarkan secara langsung, alhasil sisi produksi televisi pasti besar. Itu pekerjaan rumahnya, kargo produksi televisi," tuturnya.

Marshal pun mengatakan kalau pulau-pulau lain juga harus bisa menjadi venue pertandingan bagi Timnas Merah Putih.

"Kalau tahun ini baru sempat ke Papua, artinya tahun depan saya harus mengatur jadwal ke Kalimantan dan Sumatera," ujarnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.