Manajer Persib Akan Protes soal Kinerja Wasit-Mafia Bola di KLB PSSI

Kompas.com - 27/07/2019, 14:41 WIB
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAManajer Persib Bandung, Umuh Muchtar.

BANDUNG, KOMPAS.com - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar berang dengan kinerja wasit Dwi Purba Adi Wicaksana yang memimpin laga Persib vs Bali United pada pekan ke-11 Liga 1 2019.

Umuh menyebut, dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (26/7/2019) itu, wasit Dwi Purba sering membuat keputusan kontroversial yang cenderung merugikan Persib.

"Semua melihat (kinerja wasit), anak-anak frustasi seperti ini. Tadi lihat anak-anak main mati-matian. Namun, kalau sudah wasit seperti ini, jadi tidak benar," kata Umuh.

Menurut Umuh, Persib bukan cari alasan karena kalah dari Bali United.

Baca juga: I Made Alami Cedera Lutut, Persib Bandung Krisis Penjaga Gawang

 

Namun, menurut dia, sudah sangat sering Persib dikerjai wasit, baik di laga kandang maupun tandang. Bagi dia, itu sudah keterlaluan dan sangat berlebihan.

"Saya pasti menerima kalau kalah. Namun, kalau seperti ini, ya sudah sangat berlebihan dan sudah berani. Sangat nekat. Semua pemain juga terganggu dengan ini," kata Umuh.

Sosok yang sudah 10 tahun menjabat sebagai Manajer Persib itu menduga adanya peran mafia bola dalam masalah tersebut.

Umuh pun mengaku akan menyampaikan protes terhadap kinerja wasit dan permasalahan mafia bola dalam kongres tahunan PSSI yang akan berlangsung di Jakarta, Sabtu (27/7/2019) malam WIB.

Baca juga: Persib Vs Bali United, Kata Robert soal Blunder Bojan Malisic

"Mungkin mafia-mafia ini masih ada dan masih berjalan. Saya yakin itu. Saya akan teriak soal ini di Kongres PSSI. Risiko apa pun juga tidak masalah," kata Umuh.

"Lihat saja ya, sekarang juga sudah banyak yang mendengar kalau Bali United atau Madura United (dapat jatah juara), antara dua itu calon juara. Masa kok seperti itu. Aneh," katanya.

Dalam kongres tahunan PSSI, Umuh juga akan bersuara lantang soal perombakan kepengurusan PSSI.

Pemain Persib Bandung, Bojan Malisic.KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA Pemain Persib Bandung, Bojan Malisic.

 

Menurut dia, restrukturisasi kepengurusan PSSI sudah tidak bisa lagi ditunda-tunda.

Baca juga: Persib Vs Bali United, Spaso Ungkap Penyebab Kekalahan Maung Bandung

"Ya harus cepat-cepat pergantian pengurus dan pergantian ketua. Jangan tunggu lama lagi, ini masih itu-itu saja (pengurus PSSI), mau ngapain? Kalau pengurus masih 11-12 apa-apaan?" kata Umuh.

"Saya akan bicara keras, saya tidak melihat kawan, tidak melihat sahabat, kalau untuk persepakbolaan ini, saya akan lantang bersuara," ucap Umuh. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X