Sepak Terjang Joko Driyono dari Jurnalis hingga Divonis 1,5 Tahun Penjara

Kompas.com - 23/07/2019, 17:25 WIB
Terdakwa kasus perusakan dan penghilangan barang bukti, Joko Driyono di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (23/7/2019) KOMPAS.com -Walda MarisonTerdakwa kasus perusakan dan penghilangan barang bukti, Joko Driyono di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (23/7/2019)
|

Dari situ, Joko Driyono kemudian mendapat kesempatan untuk menjadi manajer di Pelita Krakatau Steel.

Pada awal 1990-an, Joko Driyono mendapat tawaran untuk bergabung bersama PSSI.

Masuk PSSI dengan jabatan sebagai anggota, karier Joko Driyono terus naik dengan menempati posisi-posisi strategis di PSSI.

Sepanjang berkarier di PSSI, Joko Driyono tercatat pernah menempati jabatan. 

Dia pernah menjadi CEO PT Liga (Operator ISL), Sekretaris Jenderal PSSI, Wakil Ketua, hingga kini menjadi Plt Ketua Umum PSSI.

Joko Driyono diketahui sempat masuk dalam bursa Ketua Umum PSSI pada 2015.

Baca juga: Mantan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono Divonis 1,5 Tahun Penjara

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, PSSI baru mengadakan kongres pada 2016 dan memunculkan nama Edy Rahmayadi yang kemudian mendapat jabatan itu dengan mengalahkan delapan calon lain.

Pada September 2017, Jokdri ditunjuk Wakil Presiden Sepak Bola Asia Tenggara (AFF).

Setelah Edy Rahmayadi mundur pada Kongres PSSI 2019, Joko Driyono lantas naik menjadi pelaksana tugas.

 

Baru satu bulan bekerja, Jokdri sudah dicekal oleh Satgas Antimafia Bola. 

PSSI kemudian merilis pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Joko Driyono tidak menjadi tersangka lantaran pengaturan skor, tetapi penghilangan barang bukti. 

Setelah menjalani sejumlah sidang, Jokdri akhirnya divonis 1,5 tahun penjara pada hari ini. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X