Rupanya, Ini Imbauan Pemerintah Tokyo saat Olimpiade 2020

Kompas.com - 22/07/2019, 20:54 WIB
Obor Olimpiade 2020 saat dipamerkan ke publik pada 1 Juni 2019 di Tokyo. AFP/BEHROUZ MEHRIObor Olimpiade 2020 saat dipamerkan ke publik pada 1 Juni 2019 di Tokyo.

Maksudnya, telework diharapkan mendorong pekerja lebih santai dalam bekerja.

Baca juga: Tertarik Jadi Pelari Pembawa Obor Olimpiade 2020, Simak Persyaratannya!


Jepang tengah berupaya keras mengurangi karoshi atau kematian akibat terlalu banyak bekerja.

Pada sisi lain, analisis menunjukkan selama perhelatan Olimpiade 2020, di Tokyo, terjadi kenaikan penumpang kereta api hingga 10 persen dari biasanya.

Sementara itu, volume kendaraan di jalan raya akan naik 20 persen jumlahnya.

Menurut rencana, operator perjalanan kereta api berencana menempatkan lebih banyak perjalanan moda tersebut.

"Tapi, transportasi kereta api sudah dalam kapasitas penuh selama jam sibuk," kata Yamasaki.

Yang disebut jam sibuk setiap pagi adalah jam perjalanan kereta api antara pukul 07.00 sampai dengan 09.00.

Hari kerja jarak jauh


Selanjutnya, pada 22 Juli 2019 atau satu tahun sebelum Olimpiade 2020, Tokyo meluncurkan kampanye Hari Kerja Jarak Jauh.

Kampanye itu berumur satu bulan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X