Barcelona Vs Chelsea, 3 Pemain Muda Ini Bisa Jadi Andalan Lampard

Kompas.com - 22/07/2019, 09:45 WIB
Frank Lampard tengah memimpin latihan anak-anak asuhannya jelang laga Barcelona vs Chelsea di Stadion Nack5 Saitama, 21 Juli 2019. AFP/BEHROUZ MEHRIFrank Lampard tengah memimpin latihan anak-anak asuhannya jelang laga Barcelona vs Chelsea di Stadion Nack5 Saitama, 21 Juli 2019.

KOMPAS.com - Pelatih baru Chelsea, Frank Lampard, bisa mengandalkan sejumlah muka muda pada laga pramusim, Barcelona vs Chelsea, di Stadion Saitama, Selasa (23/7/2019). 

Frank Lampard memang harus bisa memanfaatkan para pemain muda tersebut, bukan hanya sebagai uji coba pramusim, melainkan sebagai antisipasi karena Chelsea tengah kena embargo transfer.

The Blues, julukan Chelsea, tengah terkena larangan transfer dalam dua bursa transfer atau hingga Januari 2020.

Embargo transfer itu dijatuhkan lantaran Chelsea diduga melanggar regulasi soal pembelian muda non-Inggris di bawah usia 18 tahun.

Baca juga: Embargo Transfer, Lampard Akan Maksimalkan Pemain Lapis Dua Chelsea

Sebenarnya, klub asal London itu sudah mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Akan tetapi, lantaran bursa transfer Liga Inggris ditutup pada 8 Agustus, mustahil ada putusan yang menganulir embargo transfer.

Dengan demikian, Frank Lampard sebagai pelatih baru cuma bisa membaca berita transfer Liga Inggris, tanpa ikut ambil bagian di dalamnya.

Meski begitu, Lampard seharusnya tidak terlalu memusingkan stok pemain jika memang membutuhkan kedalaman skuad.

Hal itu tak lepas dari stok jebolan Akademi Chelsea dan sejumlah pemain pinjaman yang kembali Stamford Bridge musim panas ini.

Baca juga: Pulisic Debut, Lampard Telan Kekalahan Pertama Bersama Chelsea

Alumni Akademi Chelsea saat ini malang melintang di sejumlah klub Premier League - kasta teratas Liga Inggris.

Ada 15 alumni Chelsea yang bermain di klub Premier League lain dengan total bermain selama 22.445 menit.

Jumlah 15 pemain itu merupakan yang terbanyak kedua, cuma kalah dari 20 alumni Akademi Manchester United.

Akan tetapi, 8 dari 20 alumni Akademi Man United bermain di Old Trafford, sedangkan dari Chelsea sebagian besar di luar Stamford Bridge.

Musim lalu, ada tiga pemain jebolan akademi yang menjadi bagian dari skuad utama asuhan Maurizio Sarri.

Mereka adalah bek Andreas Christensen dan dua gelandang muda, Callum Hudson-Odoi dan Ruben Loftus-Cheek.

Baca juga: Lampard Ingin Callum Hudson-Odoi Tetap Bertahan di Chelsea

Secara tersirat, Lampard memang bakal mengandalkan "darah muda" di timnya.

"Saya ingin melihat hasil dari kerja keras direksi klub dalam mengembangkan akademi," ujar Lampard kepada BBC saat pertama kali ditunjuk menjadi pelatih.

Berikut adalah 3 pemain muda yang bisa diandalkan Lampard untuk menambah kekuatan Chelsea:

 

Mason Mount

Gelandang Inggris berusia 20 tahun ini baru saja menandatangani kontrak lima tahun dengan The Blues.

"Saya sangat bangga bisa menandatangani kontrak lima tahun tambahan di klub ini," ucap pemain yang berada di Akademi Chelsea sejak usia 6 tahun tersebut.

Mount merupakan pemain Chelsea di Derby County - klub yang dilatih Lampard sebelumnya - di Divisi Championship musim lalu.

Baca juga: St Patricks Vs Chelsea, Kemenangan Perdana Frank Lampard

Dalam 35 penampilan di kasta kedua Liga Inggris, gelandang timnas U-21 Inggris itu mencetak 8 gol.

Dia juga sudah mencetak satu gol pada pramusim 2019-2020 ketika Chelsea menang 4-0 atas St. Patrick's Thistle, 13 Juli lalu.

Mason Mount memandatangani kontrak baru dengan Chelsea, 15 Juli 2019. TWITTER.com/MASONMOUNT Mason Mount memandatangani kontrak baru dengan Chelsea, 15 Juli 2019.

 

 

Tammy Abraham

Abraham sejatinya sudah menembus tim utama Chelsea pada musim 2015-2016 dan menjalani debut pada 11 Mei 2016 ketika bermain imbang 1-1 melawan Liverpool.

Selepas itu, penyerang kelahiran 2 Oktober 1997 itu dipinjamkan ke Bristol City, Swansea City, dan musim lalu di Aston Villa.

Aston Villa sukses diantarkannya meraih tiket ke Premier League dengan mengalahkan tim asuhan Lampard pada final play-off.

Baca juga: Hasil Liga Inggris, Aston Villa Promosi ke Premier League

Dengan catatan 26 gol bersama Aston Villa musim lalu, Tammy Abraham bisa menjadi pelapis Olivier Giroud dan Michy Batshuayi setelah Chelsea ditinggal Alvaro Morata dan Gonzalo Higuain.

"Masih berusia 21 tahun, Abraham akan masih tumbuh berkembang menjadi lebih baik lagi," ujar mantan gelandang Chelsea, Pat Nevin.

Tammy Abraham beraksi pada final play-off promosi Divisi Championship saat membela Aston Villa melawan Derby County di Wembley, 27 Mei 2019. ADRIAN DENNIS Tammy Abraham beraksi pada final play-off promosi Divisi Championship saat membela Aston Villa melawan Derby County di Wembley, 27 Mei 2019.

 

Fikayo Tomori

Seperti halnya Mount, Tomori merupakan salah satu andalan Lampard ketika membesut Derby musim lalu.

Tomori menjadi andalan Lampard di lini belakang The Rams, terbukti dengan 55 penampilannya di berbagai kompetisi.

Defender asli Inggris berusia 21 tahun itu bahkan menjadi pemain pinjaman pertama dalam sejarah Derby yang berhak menyandang status pemain terbaik.

Baca juga: Legenda Barcelona Resmi Gantikan Frank Lampard di Derby County

Modal Fikayo Tomori sebagai bek adalah kecepatan serta kemampuannya memahami permainan dan mengolah bola.

Andai Lampard mempertahankannya, Tomori bisa menjadi pelapis bagi Antonio Ruediger dan David Luiz di jantung pertahanan.

Sejauh ini, Tomori sudah sekali melakoni debut bersama tim senior Chelsea, yakni saat menggantikan Abraham pada laga versus Liverpool, 11 Mei 2016.

Bek Derby County, Fikayo Tomori (belakang), menjaga striker Brighton, Jurgen Locadia, pada babak kelima Piala FA, 15 Februari 2019. AFP/GLYN KIRK Bek Derby County, Fikayo Tomori (belakang), menjaga striker Brighton, Jurgen Locadia, pada babak kelima Piala FA, 15 Februari 2019.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X