Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/07/2019, 20:40 WIB

Pada musim lalu, Barcelona hanya punya cadangan uang 40 juta euro pada akhir Juni sehingga harus meminjam uang untuk membayar pemain. 

"Musim lalu, Barcelona meminjam 140 juta euro dari sebuah perusahaan kredit asal New York dan musim ini besar kemungkinan mereka akan melakukan hal sama," tulis Telegraph.

Barcelona pun kini masih "diganggu" oleh Atletico Madrid yang menginginkan Barcelona membayar mereka 200 juta euro untuk jasa Antoine Griezmann dan bukan 120 juta euro.

Hal ini disebabkan Atletico Madrid merasa bahwa Barca sudah menjadikan Griezmann pemain mereka sebelum 1 Juli, hari ketika klausal transfer sang pemain turun dari 200 juta euro menjadi 120 juta.

Sementara itu, Vincent Chaudel, pendiri dari Sports Business Observatory mengatakan bahwa Barcelona wajib melepas pemain apabila ingin mendatangkan Neymar.

Baca juga: 5 Alasan Timnas Futsal Indonesia Bisa Jadi Juara Piala AFF Futsal 2019

"Ruang gerak Barcelona sempit, apalagi untuk presiden Barcelona, Josep Mario Bartomeu," tuturnya.

Bartomeu dikatakan memainkan permainan berbahaya. Di satu sisi, ia tampak mengikuti keinginan Lionel Messi dan Luis Suarez yang sangat ingin agar Neymar kembali ke Barcelona.

Di sisi lain, ia tahu bahwa transaksi tersebut secara finansial hampir tidak mungkin.

Belum lagi, Neymar masih memiliki utang dengan otoritas pajak Spanyol.

Pemerintah Spanyol mengklaim kalau Neymar masih harus membayar mereka 35 juta euro dalam pajak yang belum terbayarkan dari masa terakhir ia membela Barcelona (2013-2017).

"Neymar sekarang ini bergaji 36 juta euro di PSG dan ada rumor kalau ia akan menerima gaji tahunan 22 juta euro di Barcelona," tutur Vincent Chaudel.

"Jika kita mengurangi jumlah itu dengan 35 juta euro yang diklaim otoritas pajak, hal itu berarti ia harus merogoh tabungannya dalam-dalam."

Chaudel juga mengatakan bahwa gaya hidup mewah sang pemain akan sulit dipertahankan apabila ia harus membayar pajak yang belum dilunasinya tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+