Hasil Sidang Komdis PSSI, Persebaya dan Persib Didenda Ratusan Juta

Kompas.com - 19/07/2019, 09:17 WIB
Pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak berebut bola dengan pemain Persib Bandung, Hariono pada laga pekan kedelapan Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/7/2019).  Persija Jakarta bermain imbang dengan skor 1-1 melawan Persib Bandung. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak berebut bola dengan pemain Persib Bandung, Hariono pada laga pekan kedelapan Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/7/2019). Persija Jakarta bermain imbang dengan skor 1-1 melawan Persib Bandung.

KOMPAS.com - Dua klub Liga 1, Persebaya Surabaya dan Persib Bandung, dijatuhi sanksi hingga ratusan juta rupiah berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI pada Selasa (16/7/2019).

Menurut hasil sidang yang dirilis pada Kamis (18/7/2019), ada 20 poin hukuman kepada peserta Liga 1, Liga 2, dan kompetisi Elite Pro Academy 2019.

Baca juga: Hasil Sidang Komdis PSSI, Bali United Dapat Sanksi Denda Terbesar

Persebaya dan Persib menjadi klub yang dijatuhi sanksi denda terbanyak.

Persebaya didenda Rp 150 juta akibat ulah suporter mereka yang menyalakan kembang api saat laga Persebaya vs Persib, Jumat (5/7/2019).

Sanksi denda Rp 150 juta juga harus diterima Persib atas pelanggaran mereka pada dua pertandingan berbeda.

Saat laga kontra Persebaya, Persib dijatuhi denda sebesar Rp100 atas pelanggaran penyalaan kembang api yang dilakukan oleh pendukung mereka.

Baca juga: Hasil Sidang Komdis PSSI, 6 Klub Dijatuhi Denda Puluhan Juta Rupiah

Sementara itu, Rp  50 juta sisanya dibebankan kepada Persib akibat mengoleksi lima kartu kuning dalam satu pertandingan, yakni pada partai Persija vs Persib, Rabu (10/7/2019).

Padda laga tersebut juga Persija divonis bersalah karena pendukung mereka terbukti melakukan pelemparan botol ke lapangan.

Atas pelanggaran tersebut, tim Macan Kemayoran didenda sebesar Rp75 juta.

Berikut hasil sidang Komdis PSSI, Selasa (16/7/2019):

1. Borneo FC
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Kalteng Putra FC vs Borneo FC
- Tanggal kejadian: 3 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: 5 (lima) Kartu Kuning dalam 1 (satu) pertandingan
- Hukuman: Denda Rp. 50.000.000,-

2. Pemain Arema FC, Sdr. Ikhfanul Alam
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Arema FC vs Persipura Jayapura
- Tanggal kejadian: 4 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif
- Hukuman: Larangan bermain 1 pertandingan

3. Perseru Badak Lampung FC
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Perseru Badak Lampung FC vs Persipura Jayapura
- Tanggal kejadian: 5 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Tindakan diskiminatif berupa bernyanyi dengan kata tidak patut
- Hukuman: Percobaan larangan bertanding tanpa penonton, bila mengulangi tindakan tersebut (lagi) otomatis akan terkena hukuman tanpa penonton di laga home selama dua bulan. Masa percobaan ini hingga akhir musim 2019.

4. Persebaya Surabaya

- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persib Bandung
- Tanggal kejadian: 5 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Menyalakan kembang api/smoke bomb (pengulangan)
- Hukuman: Denda Rp. 150.000.000,-

5. Persib Bandung
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persib Bandung
- Tanggal kejadian: 5 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Menyalakan kembang api dan smoke bomb
- Hukuman: Denda Rp. 100.000.000

6. PSS Sleman
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Kalteng Putra FC vs PSS Sleman
- Tanggal kejadian: 7 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: 5 (lima) Kartu Kuning dalam 1 (satu) pertandingan
- Hukuman: Denda Rp. 50.000.000

7. Persib Bandung
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Persija Jakarta vs Persib Bandung
- Tanggal kejadian: 10 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: 5 (lima) Kartu Kuning dalam 1 (satu) pertandingan
- Hukuman: Denda Rp. 50.000.000,-

8. Persija Jakarta
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Persija Jakarta vs Persib Bandung
- Tanggal kejadian: 10 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Pelemparan botol ke dalam lapangan (pengulangan)
- Hukuman: Denda Rp. 75.000.000,-

9. Pemain Persija Jakarta, Sdr. Novri Setiawan
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Persija Jakarta vs Persib Bandung
- Tanggal kejadian: 10 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Melakukan tindakan tidak sportif
- Hukuman: Larangan bermain 2 (dua) pertandingan dan denda Rp. 10.000.000,-

10. Persis Solo
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: Persis Solo vs Persik Kediri
- Tanggal kejadian: 6 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: 5 (lima) Kartu Kuning dalam 1 (satu) pertandingan
- Hukuman: Denda Rp. 25.000.000

11. Persiraja Banda Aceh
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: Persiraja vs Cilegon United FC
- Tanggal kejadian: 6 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: 5 (lima) Kartu Kuning dalam 1 (satu) pertandingan
- Hukuman: Denda Rp. 25.000.000

12. Persiraja Banda Aceh
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: Persiraja vs Cilegon United FC
- Tanggal kejadian: 6 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Pelemparan botol
- Hukuman: Denda Rp. 25.000.000

13. Persita Tangerang
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: Persita Tangerang vs PSPS Riau
- Tanggal kejadian: 6 Juli 2019
- Jenis pelangg aran: Menyalakan smoke bomb
- Hukuman: Denda Rp. 50.000.000

14. Sriwijaya FC
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: Sriwijaya FC vs PSCS Cilacap
- Tanggal kejadian: 7 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Menyalakan flare di 3 (tiga) titik serta turun ke dalam lapangan
- Hukuman: Denda Rp. 75.000.000

15. Persela Lamongan U-18
- Nama kompetisi: EPA U-18 2019
- Pertandingan: Bhayangkara FC U-18 vs Persela Lamongan U-18
- Tanggal kejadian: 6 & 7 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Tidak memakai badge Liga 1 U-18
- Hukuman: Teguran Keras

16. Pemain PSS Sleman U-18, Sdr. Moh. Jordan Zamorano
- Nama kompetisi: EPA U-18 2019
- Pertandingan: Semen Padang FC U-18 vs PSS Sleman U-18
- Tanggal kejadian: 14 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Menendang kaki pemain Semen Padang U-18
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak 2 (dua) pertandingan

17. Borneo FC U-16
- Nama kompetisi: EPA U-16 2019
- Pertandingan: Bali United FC U-16 vs Borneo FC U-16 dan
Persipura Jayapura U-16 vs Borneo FC U-16
- Tanggal kejadian: 7 dan 8 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Tidak menggunakan nama pemain
- Hukuman: Teguran keras

18. Persipura Jayapura U-16
- Nama kompetisi: EPA U-16 2019
- Pertandingan: Persipura Jayapura U-16 vs Borneo FC U-16
- Tanggal kejadian: 8 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Tidak menggunakan nama pemain
- Hukuman: Teguran keras

19. Pelatih Kepala Madura United U-16, Sdr. Moh. Ibnu Jainur Rahman
- Nama kompetisi: EPA U-16 2019
- Pertandingan: Arema FC U-16 vs Madura United FC U-16
- Tanggal kejadian: 6 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Melakukan protes berlebihan
- Hukuman: Larangan masuk stadion sebanyak 2 (dua) pertandingan

20. Panitia Pelaksana Pertandingan EPA U-16
- Nama kompetisi: EPA U-16 2019
- Pertandingan: Persebaya Surabaya U-16 vs Bali United FC U-16
- Tanggal kejadian: 10 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: terjadi kericuhan setelah pertandingan
- Hukuman: Teguran Keras



Sumber PSSI
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X