Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kondisi Stadion GBLA Memprihatinkan, Manajer Persib Beri Saran

Kompas.com - 17/07/2019, 11:32 WIB
Kontributor Bola, Septian Nugraha,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dalam kondisi memprihatinkan.

Salah stadion megah di Indonesia itu kondisinya saat ini tak terawat.

Di bagian luar stadion, terlihat banyak ilalang yang menjulang tinggi. Beberapa fasilitas stadion, seperti wastafel hingga pipa saluran air urinoir raib entah ke mana.

Potret kondisi memprihatinkan Stadion GBLA pun tersebar luas di media sosial.

Tak pelak, banyak pihak yang menyayangkan dan miris dengan kondisi stadion berkapasitas 38.000 kursi itu.

Baca juga: Umuh Muchtar Akan Evaluasi Penjualan Tiket Online Persib

Manajer Persib, Umuh Muchtar, turut berkomentar mengenai kondisi naas Stadion GBLA.

Umuh menyarankan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dalam hal pengelolaan Stadion GBLA.

Sebab, perawatan Stadion GBLA memakan biaya yang besar.

"Jadi begini, saya ada masukan, bagaimana kalau Pemkot bekerja sama dengan Pemprov untuk pengelolaan GBLA karena biaya perawatan stadion ini kan memakan biaya besar setiap bulannya," kata Umuh. 

"Ini bisa memakan ratusan juta untuk perawatan. Jadi, kerja sama saja karena bagaimanapun juga ini (GBLA) kan punya orang Jawa Barat, bukan untuk (masyarakat) Bandung saja," ujarnya.

Baca juga: Kekecewaan Robert Alberts di Balik Kemenangan Persib atas Kalteng

Bila memang diminta, Umuh siap untuk menjembatani kerja sama pengelolaan Stadion GBLA oleh Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar.

Sebab, kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

"Saya bisa untuk menjembataninya kepada Pak Gubernur (Ridwan Kamil), saya yakin, saya juga tidak menyalahkan Wali Kota (Oded M Danial) karena beliau pun juga memperhitungkan, ini biaya (perawatan) yang besar," tuturnya. 

"Daripada makin terbengkalai, uang semakin banyak terbuang, segeralah ambil keputusan. Saya yakinlah Pak Wali Kota juga akan bijaksana," ucap Umuh.

Umuh sangat menyayangkan Stadion GBLA sampai tidak terurus.

Sebab, stadion tersebut bisa dibilang sebagai salah satu sarana olahraga kebanggaan masyarakat Jawa Barat.

Selain itu, pembangunannya pun menggunakan uang rakyat.

 

Baca juga: Ditaklukkan Persib, Kalteng Putra Lengah pada Babak Kedua

"Sayang kalau seperti ini, apalagi itu kan (GBLA) dibangun pakai uang rakyat. Kalau sekarang tidak dipakai, terbengkalai, sayang sekali ini. Saya juga bisa menginstruksikan, bongkar saja, jual saja besinya, dan bagikan uangnya kepada masyarakat," tuturnya.

"Namun, kalau masih ada keinginan dari Pemkot, Wali Kota ingin memperbaiki, silakan secepatnya. Kalau memang sudah angkat tangan, ayolah bicara, dengan Pak Gubernur, dan dengan para inohong (tetua) yang ada di Jawa Barat," ucap Umuh. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

6 Tahun Kolaborasi EVOS dan Pop Mie, Tingkatkan Talenta Esport Indonesia

6 Tahun Kolaborasi EVOS dan Pop Mie, Tingkatkan Talenta Esport Indonesia

Sports
Persebaya Vs Bali United, Teco Minta Bali Kerja Keras

Persebaya Vs Bali United, Teco Minta Bali Kerja Keras

Liga Indonesia
Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Liga Inggris
Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Liga Indonesia
Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Liga Italia
Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Liga Indonesia
Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Liga Inggris
Respons Pemain Persib Usai Ikuti 'Kelas' VAR Liga 1

Respons Pemain Persib Usai Ikuti "Kelas" VAR Liga 1

Liga Indonesia
Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com