5 Pro dan Kontra Apabila Philippe Coutinho Kembali ke Liverpool

Kompas.com - 16/07/2019, 19:30 WIB
Gaya Philippe Coutinho merayakan gol pada laga Barcelona vs Real Madrid dalam pertandingan bertajuk El Clasico di Stadion Camp Nou, 28 Oktober 2018. AFP/JOSEP LAGOGaya Philippe Coutinho merayakan gol pada laga Barcelona vs Real Madrid dalam pertandingan bertajuk El Clasico di Stadion Camp Nou, 28 Oktober 2018.

KOMPAS.com - Laporan media-media Inggris pada awal pekan ini menyebutkan bahwa Liverpool siap membawa pulang si anak hilang, Philippe Coutinho, di bursa transfer Liga Inggris.

TalkSport melaporkan bahwa Liverpool siap melayangkan tawaran senilai 88 juta pounds atau kurang lebih 1,5 triliun rupiah untuk memulangkan Philippe Coutinho.

Barcelona disinyalir bakal luluh dengan mahar tersebut mengingat klub berada dalam posisi kurang ideal di bursa transfer dengan lebih banyak pengeluaran ketimbang pemasukan setelah merekrut Frenkie de Jong dan Antoine Griezmann.

Agen Philippe Coutinho, Kia Joorabchian, mengatakan bahwa Barcelona tetap butuh jasa kliennya. Hal ini berdasarkan pembicaraan sang agen dengan presiden klub, Josep Maria Bartomeu.

Baca Juga: Lin Dan Berikan Pandangan Soal Suporter Badminton Indonesia

Akan tetapi, ia lalu mengungkapkan kalau kans Coutinho untuk bertahan di Camp Nou adalah 60-40 dengan sang pemain bisa memilih hengkang apabila ia tak bahagia di kubu Catalan tersebut.

Oleh karena itu, berikut adalah lima pro dan kontra apabila Liverpool memutuskan untuk membawa balik Philippe Coutinho.

1. Liverpool Beradaptasi Baik Tanpa Philippe Coutinho

Hal ini terpampang jelas. Pada 2016-2017, musim penuh terakhir Coutinho di Liverpool, The Reds finis peringkat keempat dengan 76 poin. Sebelum itu, Liverpool finis peringkat kedelapan dengan 60 poin dan peringkat keenam dengan 62 poin.

Musim lalu, Liverpool menyelesaikan Liga Inggris dengan torehan 97 poin, rekor poin klub, dan menjuarai Liga Champions setelah mencapai final musim sebelumnya, ketika Coutinho pindah sebelum memasuki fase knock-out.

Apabila dibandingkan pada paruh pertama musim 2017-2018, Liverpool justru mencatatkan beberapa keunggulan di aspek ofensif dengan Coutinho absen ketimbang sang playmaker bermain.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X