Suporter Persebaya Dilarang Tandang ke Sleman, Pentolan Bonek Kecewa

Kompas.com - 12/07/2019, 13:40 WIB
Suporter Persebaya Surabaya saat mendukung tim kebanggaannya dengan menggunakan kreasi di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Suporter Persebaya Surabaya saat mendukung tim kebanggaannya dengan menggunakan kreasi di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur.

SURABAYA, KOMPAS.com - Salah satu pentolan Bonek, Saiful Antoni, merespons munculnya larangan menyaksikan laga PSS Sleman vs Persebaya Surabaya di Liga 1 2019.

Menurut Saiful, larangan itu adalah pukulan keras bagi Bonek yang ingin memberikan dukungan pada Persebaya Surabaya.

Sesuai jadwal Liga 1 2019, laga PSS vs Persebaya akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (11/7/2019).

Panpel PSS telah membuat keputusan untuk tidak memberikan kuota kepada suporter tamu, yakni Bonek.

"Tentunya ini pukulan keras bagi kami, khususnya suporter Persebaya, Bonek. Hanya kali ini kami mendapat larangan hadir di daerah Yogjakarta dan sekitarnya," buka Capo Ipul, sapaan karip Saiful.

Baca juga: PSS Vs Persebaya, Daftar Pemain Bajul Ijo, Balde Absen

Capo Ipul merasa tidak seharusnya Bonek dilarang bepergian ke Sleman untuk mendukung Persebaya berlaga.

Sebab, Bonek kini sudah berubah. Banyak hal positif yang dilakukan oleh Bonek dalam beberapa tahun terakhir.

"Sebenarnya ini, suatu apa ya, hal yang tidak adil menurut teman-teman Bonek. Karena pada dasarnya, kami adalah warga negara Indonesia yang mempunyai hak bepergian kemana saja asal tetap menghargai, menghormati tata tertip di suatu kota daerah," ujar Cepo Ipul.

"Sebaiknya, larangan itu juga harus didasari dengan hal-hal apa dulu. Tidak langsung main pukul rata dilarang. Banyak kok perubahan Bonek saat ini," kata dia menegaskan.

Sementara itu, pria yang menjadi capo di tribune utara Stadion Gelora Bung Tomo tersebut mengaku sudah menjalin komunukasi dengan suporter PSS.

Baca juga: Bonek Dilarang ke Sleman, Manajemen Persebaya Minta Klarifikasi

 

Capo Ipul menyebut bahwa kedatangan Bonek sebenarnya sangat diharapkan oleh suporter PSS.

"Komunikasi kami dengan BCS (Brigata Curva Sud) -kelompok suporter PSS- sangat baik. Bahkan, sejak jauh-jauh hari pun, kita sudah komunikasi," kata dia.

"Memang secara kelompok, suporter tentunya BCS tetap mengharapkan dulur-dulu Bonek bisa mendukung tim kebanggaan di Stadion Maguwoharjo."

"Tapi kembali lagi, semua itu ada di perizinan. Tentunya itu ada di tangan kepolisian DIY dan Panpel PSS Sleman," tutup Capo Ipul.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X