Mandalika Bukan Cuma untuk Olahraga Otomotif

Kompas.com - 10/07/2019, 20:12 WIB
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, memenangi MotoGP Jerman 2019, 7 Juli 2019. AFP/TOBIAS SCHWARZ Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, memenangi MotoGP Jerman 2019, 7 Juli 2019.


JAKARTA, KOMPAS.com - Digadang-gadang menjadi salah satu lokasi favorit untuk balap motor tingkat dunia, kawasan Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sejatinya juga dikembangkan tak hanya untuk olahraga otomotif.

Sekretaris Korporasi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) Miranti Rendranti mengatakan hal itu menjawab pertanyaan Kompas.com, Rabu (10/7/2019).

"Kami mengembangkan Mandalika sebagai destinasi sport tourism," kata Miranti di sela-sela peluncuran Bali Blues Festival (BBF) 2019 di Kantor Kementrian Pariwisata.

BBF 2019 berlangsung pada 13-14 Juli di The Nusa Dua, Badung, Bali.

Baca juga: Tampil Perdana di Bali Blues Festival, Gilang Ramadhan Bersemangat


Keindahan alam

Para pengunjung pantai Kuta Lombok sedang berswafoto membela pantai dengan tulisan pantai Kuta Lombok, Kamis (6/6/2019)KOMPAS.com/IDHAM KHALID Para pengunjung pantai Kuta Lombok sedang berswafoto membela pantai dengan tulisan pantai Kuta Lombok, Kamis (6/6/2019)

Kawasan Mandalika adalah kawasan pariwisata.

Luasnya mencapai 1.035 hektar.

Sejak 2017, pemerintah menetapkan Mandalika sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Tercatat, hingga kini, di Mandalika ada tujuh titik keindahan alam yang menjadi daya tarik pariwisata.

Pantai-pantai tersebut adalah Kuta dan Seger.

Lantas, ada juga Pantai Sereting dan Pantai Tanjung Aan.

Ada juga Pantai Gerupuk.

Sementara, Bukit Merese dan Batu Payung pun tak kalah indahnya dengan pantai-pantai tersebut.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X