Persebaya Vs Barito Putera, Djanur Anggap Imbang Seperti Kekalahan

Kompas.com - 09/07/2019, 20:22 WIB
Pemain asing pencetak gol pertama untuk Persebaya Surabaya, Manuchehr Jalilov saat laga tunda Pekan ke 4 Liga 1 2019 melawan Bariton Putera yang berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Selasa (09/07/2019) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain asing pencetak gol pertama untuk Persebaya Surabaya, Manuchehr Jalilov saat laga tunda Pekan ke 4 Liga 1 2019 melawan Bariton Putera yang berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Selasa (09/07/2019) sore.

KOMPAS.com - Persebaya Surabaya gagal melanjutkan tren kemenangan pada tiga laga beruntun.
 
Tim berjulukan Bajul Ijo tersebut harus meraih satu poin setelah laga Persebaya Surabaya vs Barito Putera di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (9/7/2019), berakhir imbang dengan skor 2-2.  
 
Barito Putera sempat unggul lebih dulu melalui Rafael da Silva pada menit ke-70. 
 
Persebaya berbalik unggul 2-1 berkat gol Damian Lizio (79') dan Manucher Jalilov (87').
 
Petaka terjadi pada menit ke-90. Rafael da Silva mampu menciptakan gol keduanya sekaligus menjadi gol terakhir pada laga tersebut.
 
Gagal meraih kemenangan di laga kandang, pelatih Persebaya, Djajang Nurdjaman memohon maaf.
 
 
Dia menyatakan, meraih hasil imbang di kandang sama dengan meraih kekalahan. 
 
"Kami kembali menuai hasil kurang bagus, imbang di kandang seperti kalah tentu kami minta maaf kepada semua," ucapnya.
 
 
"Kami tentu sangat ingin meraih tiga poin tapi tidak kesampaian. Pemain juga sudah berjuang dan mampu mengubah ritme sehingga bisa cetak dua gol," sambung pelatih yang akrab disapa Djanur ini.
 
Pelatih berusia 60 tahun ini menilai pemain Persebaya kehilangan fokus ketika pertandingan akan berakhir yang membuat Barito Putera mampu menyamakan skor.
 
"Masalah kembali terulang, kami kehilangan fokus di masa injury time dan mereka bisa membalas," papar Djanur.
 
Menurut Djanur, Persebaya terbawa ritme permainan yang dikembangkan oleh Barito Putera pada babak pertama.
 
Namun babak kedua, Djanur menilai tim mampu tampil lebih baik meski hanya dua gol yang diciptakan.
 
"Kami akui di babak pertama ritme di atur mereka dan Evan Dimas mampu mengatur tempo padahal kami ingin bermain dengan tempo tinggi," ungkapnya.
 
"Babak kedua ada perubahan setelah kami beri masukan di kamar ganti untuk bermain lebih menekan hasilnya banyak peluang meski hanya dua gol. Tapi kami kurang fokus di belakang sebab pemain lawan tidak terjaga," imbuh Djanur.
 
 
Gagal meraih kemenangan juga membuat pemain Persebaya Damian Lizio kecewa.
 
Pemain berpaspor Bolivia ini menilai Persebaya sudah bermain bagus namun pada menit akhir kehilangan fokus.
 
"Kami sangat kecewa karena tim bermain bagus. Kita kehilangan dua poin di menit akhir. Aku pikir kami harus kerja keras untuk laga selanjutnya dan meraih kemenangan," ujar pemain berusia 30 tahun ini.
 
Hasil imbang ini mengantarkan Persebaya naik ke posisi ke-4 klasemen sementara dengan 12 poin.
 
Sementara Barito Putera naik satu strip ke posisi 15 klasemen sementara dengan poin 4.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X