MotoGP Jerman, Marquez dkk Singgung Motor Balap Tanpa Suara

Kompas.com - 05/07/2019, 17:15 WIB
Motor balap yang akan digunakan pada FIM Enel MotoE World Cup yang akan dimulai musim 2019 mendatang. MotoGPMotor balap yang akan digunakan pada FIM Enel MotoE World Cup yang akan dimulai musim 2019 mendatang.

KOMPAS.com - Ajang MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring akan jadi seri perdana MotoE.

Pada musim 2019 ini, MotoE dijadwalkan berlangsung dalam empat seri.

Sejumlah pebalap MotoGP menyambut hangat diadakannya balap motor bertenaga listrik tersebut.

Namun kebanyakan dari mereka menyinggung soal ketiadaan suara dari kendaraan-kendaran balap MotoE.

Salah satu yang angkat suara adalah sang juara bertahan MotoGP, Marc Marquez (Repsol Honda).

Menurut Marquez, MotoE adalah masa depan. Ia pun mengaku sudah melihat video tayangan saat tes MotoE di Valencia beberapa waktu lalu.

Bagi Marquez, MotoE adalah sesuatu yang menarik, tapi juga aneh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Daftar Lengkap Pebalap MotoGP Motor Listrik 2019

"Tapi tentu saja saat ini saya lebih suka suara (MotoGP)," ujarnya menyinggung tak adanya suara di MotoE.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

????Sound On!???? // Flyby from the end of the first lap of the #MotoE Race Simulation in #Valencia! #Racing #Motorsport #MotoGP

A post shared by MotoGP (@motogp) on Jun 20, 2019 at 2:49am PDT

Pemakaian tenaga listrik dan tanpa emisi membuat MotoE tak sama sekali mengeluarkan suara deru mesin.

Pebalap Ducati, Danilo Petrucci, dengan bercanda menyarankan menambahkan beberapa suara MotoGP ke MotoE.

"Yang pasti MotoE adalah sesuatu yang harus terjadi, maksud saya ini adalah masa depan untuk ajang ini, untuk lingkungan, untuk segalanya," kata Petrucci.

"Tapi saya pikir salah satu hal terbaik dari MotoGP adalah suaranya. Mungkin mereka dapat menghasilkan suara (seperti ini) di motor listrik!" ujar pebalap Italia itu.

Baca juga: Jadwal Formula E 2019-2020 Diumumkan, Seoul dan London Jadi Venue Baru

Sementara itu, pebalap Petronas Yamaha, Fabio Quartararo berujar bahwa MotoE adalah kelas yang sama sekali berbeda dari Moto3, Moto2 dan bahkan MotoGP.

Ia menilai saat ini merupakan kesempatan yang tepat untuk mulai memperkenalkan MotoE.

"Tapi saya pikir seperti yang dikatakan Danilo, suara motor kami tidak bisa dipercaya dan saya tidak berpikir MotoE bisa terdengar seperti ini!" ujar pebalap Perancis berusia 20 tahun itu.

Pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, juga menyinggung soal ketiadaan suara. Namun hal itulah yang membuatnya penasaran ingin menyaksikan jalannya balapan.

Demikian pula Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha). Ia menilai memacu motor balap tanpa adanya suara memang akan terasa aneh.

Baca juga: Francesco Totti Tantang Pebalap Formula E Bermain Bola di Roma

"Tapi saya pikir ini adalah kesempatan baru, pasti itu adalah masa depan dan mari kita lihat cara kerjanya," ujar rekan setim Valentino Rossi itu.

MotoE menggunakan motor listrik yang diproduksi oleh Energica. Bobotnya mencapai 260 kilogram.

Motor balap listrik ini tercatat memiliki tenaga mencapai 160 hp dengan kecepatan maksimal 270 kilometer per jam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Crash
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.