Kompas.com - 30/06/2019, 13:00 WIB
Pelatih Arema FC Milomir Seslija (kanan) bersama Makan Konate (kiri) usai dikalahkan PS Tira-Persikabo di Stadion Gajayana, Kota Malang, Sabtu (29/6/2019) KOMPAS.com / ANDI HARTIKPelatih Arema FC Milomir Seslija (kanan) bersama Makan Konate (kiri) usai dikalahkan PS Tira-Persikabo di Stadion Gajayana, Kota Malang, Sabtu (29/6/2019)

MALANG, KOMPAS.com - Kekalahan dari PS Tira-Persikabo, Sabtu (29/6/2019), menambah daftar panjang rekor buruk Arema FC di awal musim Liga 1 2019.

Dalam empat laga yang telah dilakoni, tim besutan pelatih Milomir Seslija itu hanya menang satu kali, yakni saat melawan Persela Lamongan pada pekan ke-3.

Sebelum dikalahkan PS Tira-Persikabo dengan skor 1-2 di pekan ke-6, Arema FC telah kalah 0-2 dari Borneo FC pada pekan ke-2.

Skuad Singo Edan hanya menang 3-2 atas Persela Lamongan pada pekan ke-3.

Sementara itu, laga pekan ke-4 melawan Persib Bandung dan pertandingan pekan ke-5 kontra PSM Makassar ditunda.

Praktis, Arema FC hanya mengoleksi tiga poin dan berada di posisi ke-14 klasemen sementara.

Baca juga: Aremania Turun ke Lapangan Usai Arema FC Kalah dari PS Tira-Persikabo

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija mengatakan, kondisi lapangan Stadion Gajayana yang tidak sebagus Stadion Kanjuruhan menjadi penyebab kekalahan timnya dari PS Tira-Persikabo.

"Sepakan dari tengah itu prediksi pemain atau kiper sebuah tim kadang tidak berbahaya. Tapi karena kondisi lapangan yang tidak mendukung akhirnya kiper terpleset sehingga PS Tira menciptakan gol," katanya.

Baca juga: Arema FC Dikalahkan PS Tira-Persikabo, Milo Sebut Sepak Bola Kejam

Kiper Arema FC, Kurniawan Kartika Ajie, menjadi sorotan setelah Arema FC dipermalukan PS Tira-Persikabo di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada Sabtu (29/6/2019) malam.

Kartika Ajie terpeleset saat berusaha menangkap bola panjang yang disepak oleh gelandang PS Tira-Persikabo, Louise Parfait, dari tengah lapangan dan menjadi gol kekalahan bagi Arema FC.

Milo mengatakan, timnya sudah merusaha menciptakan banyak peluang di area pertahanan lawan. Namun, mereka justru harus menelan kekalahan karena kebobolan di menit akhir.

"Menciptakan banyak peluang tapi gagal. Sepak bola memang seperti ini. Kadang banyak peluang tapi tidak gol," katanya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.