Kompas.com - 27/06/2019, 19:20 WIB
Pierluigi Collina berbincang dengan Cristiano Ronaldo dalam sebuah Konferensi Olahraga Internasional di Dubai, 2013 silam. MARWAN NAAMANI / AFPPierluigi Collina berbincang dengan Cristiano Ronaldo dalam sebuah Konferensi Olahraga Internasional di Dubai, 2013 silam.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Ketua wasit FIFA, Pierluigi Collina, mengingatkan Premier League -kasta tertinggi Liga Inggris- perihal penggunaan asisten wasit video (VAR).

Menurut Collina, EPL harus mulai menggunakan VAR menyusul kontroversi posisi penjaga gawang yang bergerak mendahului eksekutor penalti.

Masalah tersebut mencuat dan menjadi perdebatan selama Piala Dunia Wanita 2019 di Perancis.

Pasalnya, ada beberapa kejadian di mana penalti harus diulang karena posisi kiper melewati garis.

EPL baru akan mulai menggunakan VAR musim 2019-2020 mendatang.

Namun, pihak pengawas pertandingan, yakni PGMOL (professional game match official limited) menginginkan keputusan di lapangan tetap diambil wasit di lapangan, bukan oleh VAR.

Baca juga: Panitia Copa America 2019 : Belum Ada Skandal Akibat VAR

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tujuannya menghindari situasi di mana setiap penalti bisa diulang karena posisi kiper.

"Saya tidak melihat dokumen apa pun di mana ini ditulis. Hukumnya sama di seluruh dunia," kata Collina.

Menurut Collina, apa yang tertulis dalam hukum permainan harus diberlakukan di setiap negara yang masuk di FIFA.

"Hukum permainan ini untuk semua orang," ujar pria Italia ini.

Aturan baru terkait penalti baru saja disahkan oleh International Football Association Board (IFAB) pada Sabtu (22/6/2019).

Pada aturan baru, kiper tidak akan lagi mendapat kartu kuning apabila bergerak melewati garis gawang mendahului eksekutor penalti.

Baca juga: PSSI Sudah Buka Pembicaraan dengan Penyediaan Teknologi VAR

Hal itu dilakukan setelah sempat timbul momen kontroversial dalam penerapan aturan penalti baru di beberapa pertandingan Piala Dunia Wanita.

Kontroversi muncul setelah VAR turut dilibatkan dalam penentuan hukuman penalti.

Sebuah penalti harus diulang jika kiper bergerak dari garis gawang sebelum ekeskutor menendang bola.

Kiper timnas putri Skotlandia, Lee Alexander, menjadisalah satu korban aturan tersebut.

Saat laga penyisihan Grup D melawan Argentina, ia sempat menggagalkan tendangan penalti Florencia Bonsegundo.

Akan tetapi, VAR menganulir eksekusi tersebut karena kaki Alexander dinilai melewati garis gawang sebelum bola ditendang.

Baca juga: VAR Akan Menghentikan Keseruan dalam Sepak Bola

Pada penalti ulangan, Bonsegundo mampu menyelesaikan tugasnya.

Argentina berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3, setelah sempat tertinggal 0-3.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinggalkan Thailand, Rexy Mainaky Gabung Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia

Tinggalkan Thailand, Rexy Mainaky Gabung Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia

Badminton
Peparnas XVI Papua, Aceh Hanya Ikuti 5 Cabang Olahraga

Peparnas XVI Papua, Aceh Hanya Ikuti 5 Cabang Olahraga

Sports
Teken MoU dengan LADI, Perbasi Bantu Pengambilan Sampel Doping

Teken MoU dengan LADI, Perbasi Bantu Pengambilan Sampel Doping

Sports
Jadwal Timnas U23 Indonesia Vs Australia di Kualifikasi Piala Asia U23

Jadwal Timnas U23 Indonesia Vs Australia di Kualifikasi Piala Asia U23

Internasional
Persija Vs Persebaya - Pandang Berbeda Dua Pelatih soal Kontroversi Wasit

Persija Vs Persebaya - Pandang Berbeda Dua Pelatih soal Kontroversi Wasit

Liga Indonesia
Tampil Buruk Saat Lawan Liverpool, Pogba Dikecam Legenda Man United

Tampil Buruk Saat Lawan Liverpool, Pogba Dikecam Legenda Man United

Liga Inggris
Pertamina Mandalika di Moto2 Emilia Romagna: Aksi Penyelamatan dan Raih Poin

Pertamina Mandalika di Moto2 Emilia Romagna: Aksi Penyelamatan dan Raih Poin

Motogp
Messi 280 Menit Puasa Gol, Saat Raja El Clasico Buntu di Le Classique…

Messi 280 Menit Puasa Gol, Saat Raja El Clasico Buntu di Le Classique…

Liga Lain
Ini Aturan Terkini Grand Slam Australia Open 2022

Ini Aturan Terkini Grand Slam Australia Open 2022

Sports
Profil Naomi Osaka: Lahir di Jepang dan Tumbuh di Amerika, Kini Ikuti Jejak Serena

Profil Naomi Osaka: Lahir di Jepang dan Tumbuh di Amerika, Kini Ikuti Jejak Serena

Olahraga
Elkan Baggott Minta Maaf Pernah 'Abaikan' Panggilan Timnas Indonesia

Elkan Baggott Minta Maaf Pernah "Abaikan" Panggilan Timnas Indonesia

Liga Indonesia
PSIS Vs Persib, Maung Bandung Usung Dua Misi Penting

PSIS Vs Persib, Maung Bandung Usung Dua Misi Penting

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Laga Wajib Menang Garuda Muda

Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Laga Wajib Menang Garuda Muda

Liga Indonesia
Juergen Klopp: Cristiano Ronaldo Harusnya Dapat Kartu Merah

Juergen Klopp: Cristiano Ronaldo Harusnya Dapat Kartu Merah

Liga Inggris
Hasil Persipura Vs Barito Putera, Laskar Antasari Bungkam Mutiara Hitam 1-0

Hasil Persipura Vs Barito Putera, Laskar Antasari Bungkam Mutiara Hitam 1-0

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.