Aji Santoso Sesali Gol Pertama dan Kedua Bhayangkara ke Gawang Persela

Kompas.com - 27/06/2019, 18:20 WIB
Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso (tengah), dalam sesi jumpa pers sebelum laga kontra Persija Jakarta, Jumat (21/6/2019). KOMPAS.com/HAMZAHPelatih Persela Lamongan Aji Santoso (tengah), dalam sesi jumpa pers sebelum laga kontra Persija Jakarta, Jumat (21/6/2019).

KOMPAS.com - Sempat unggul lebih dulu melalui Muhammad Zaenuri saat pertandingan baru berjalan tiga menit, Persela Lamongan justru harus mengakui keunggulan tuan rumah Bhayangkara FC dengan skor 1-3 dalam laga yang digelar di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (26/6/2019) malam.

Atas kegagalan anak didiknya memenangi pertandingan atau mendapatkan poin dalam laga tersebut, pelatih Persela, Aji Santoso, lantas memberikan komentarnya.

Mantan arsitek Arema FC ini mengungkap dua hal yang menjadi penyebab kegagalan mereka.

"Pertandingan malam ini masih tetap sama, kami tidak dinaungi keberuntungan. Anak-anak main dari awal sudah cukup bagus, hanya gol pertama dan kedua (Bhayangkara FC) seharusnya tidak perlu terjadi kalau pemain kami bisa mengantisipasi," ujar Aji, selepas pertandingan.

Baca juga: Hasil Liga 1 2019, Bhayangkara FC Tembus 4 Besar Usai Kalahkan Persela

Padahal, Aji mengaku dirinya sudah memberikan serangkaian instruksi sebelum pertandingan kepada anak didiknya terkait beberapa hal yang perlu diwaspadai dan diantisipasi dari permainan Bhayangkara selama pertandingan.

Namun, lesakan Anderson Salles pada menit ke-22 dan menit ke-76 ke gawang yang dikawal Dwi Kuswanto seakan memperlihatkan penggawa Persela, terutama jajaran bek tim Laskar Joko Tingkir abai dengan instruksi sang pelatih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Hasil Liga 1 2019, Hasil Seri Pertama Bali United, PSIS Menang

"Kedua, pemain belakang kami tidak perlu melakukan pelanggaran. Padahal, di meeting mereka sudah saya wanti-wanti, pemain Bhayangkara ada dua pemain yang memiliki tendangan bebas cukup bagus. Akan tetapi, mungkin lupa atau kurang sabar sehingga membuat kesalahan," ucap dia.

Atas hasil negatif yang didapat, Persela harus tetap rela menghuni papan bawah klasemen sementara dengan raihan baru dua poin dari lima pertandingan. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Olimpiade Tokyo 2020, Tim Renang AS Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Olimpiade Tokyo 2020, Tim Renang AS Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Sports
Final Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Kalah Pamor dari Wakil China, tetapi...

Final Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Kalah Pamor dari Wakil China, tetapi...

Badminton
Perjuangan Belum Usai, Anthony Ginting Ungkap Pentingnya Raih Perunggu

Perjuangan Belum Usai, Anthony Ginting Ungkap Pentingnya Raih Perunggu

Badminton
Terhenti di Semifinal, Anthony Ginting Fokus Raih Perunggu Olimpiade Tokyo

Terhenti di Semifinal, Anthony Ginting Fokus Raih Perunggu Olimpiade Tokyo

Badminton
Lama Permainan Bulu Tangkis

Lama Permainan Bulu Tangkis

Sports
Kalahkan Ginting, Chen Long ke Final dan Masuk Buku Sejarah Olimpiade

Kalahkan Ginting, Chen Long ke Final dan Masuk Buku Sejarah Olimpiade

Badminton
Hasil Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo: Chen Long-Axelsen Final, Ginting Berburu Perunggu

Hasil Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo: Chen Long-Axelsen Final, Ginting Berburu Perunggu

Badminton
Muamar Qadafi, Orang Indonesia yang Memburu Prestasi bersama Guatemala di Olimpiade Tokyo

Muamar Qadafi, Orang Indonesia yang Memburu Prestasi bersama Guatemala di Olimpiade Tokyo

Sports
Kenal Angkat Besi Sejak 8 Tahun, Rahmat Erwin Kini Punya Medali Olimpiade

Kenal Angkat Besi Sejak 8 Tahun, Rahmat Erwin Kini Punya Medali Olimpiade

Sports
Penggawa PS Sleman Lelang Koleksi Sepatunya di 'PSS for Humanity'

Penggawa PS Sleman Lelang Koleksi Sepatunya di "PSS for Humanity"

Liga Indonesia
Kata Chen Long Usai Menang atas Anthony Ginting dan Tembus Final Olimpiade Tokyo

Kata Chen Long Usai Menang atas Anthony Ginting dan Tembus Final Olimpiade Tokyo

Badminton
Profil Viktor Axelsen, Tunggal Putra Denmark Cetak Sejarah di Olimpiade

Profil Viktor Axelsen, Tunggal Putra Denmark Cetak Sejarah di Olimpiade

Sports
Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Penyebab Anthony Ginting Kalah dari Chen Long

Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Penyebab Anthony Ginting Kalah dari Chen Long

Badminton
Mengapa Olimpiade Tokyo Menggunakan Nama '2020' meski Digelar 2021?

Mengapa Olimpiade Tokyo Menggunakan Nama "2020" meski Digelar 2021?

Sports
Kata Kevin Cordon usai Kalah dari Viktor Axelsen: Saya Hanya Bersenang-senang

Kata Kevin Cordon usai Kalah dari Viktor Axelsen: Saya Hanya Bersenang-senang

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X