Indonesia Open 2019 Jadi Momentum Jonatan Christie Buktikan Kematangan

Kompas.com - 27/06/2019, 07:20 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra, Jonatan Christie Doc. PBSI Pebulu tangkis tunggal putra, Jonatan Christie

KOMPAS.com - Turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2019 dinilai menjadi momentum bagus bagi Jonatan Christie untuk membuktikan konsistensinya seusai juara Australian Open 2019.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, meyakini Jonatan Christie punya potensi untuk berbicara banyak pada ajang sekelas Indonesia Open 2019.

Baca juga: Diminati Real Madrid, Fabian Ruiz Mengaku Masih Betah di Napoli

"Saya lihat Jonatan sudah mulai muncul konsisten. Walaupun baru juara di turnamen super 300 (Australian Open), itu menjadi modal bagi Jojo, juga Anthony, bahwa mereka pantas jadi juara di level tinggi," kata Susy di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (26/6/2019).

"Sekarang tinggal bagaimana mengatasi tekanan saat pertandingan, dan tentunya keberanian menjadi faktor utama," tutur dia.

Demikian pula dengan rekan Jonatan di sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting, yang dianggap punya kemampuan mumpuni dalam menjegal pemain-pemain kelas dunia.

Saat Australian Open 2019, Anthony sendiri dikalahkan oleh Jonatan pada laga final.

"Pemain yang mereka (Anthony dan Jonatan) kalahkan juga bukan yang 30 besar dunia, tetapi juga pemain-pemain peringkat atas dunia. Jadi, saya harapkan penampilan mereka pada Indonesia Open bisa lebih baik lagi," ujar Susy.

"Saya harap ini jadi momen untuk membuktikan kematangan Jojo dan Anthony, apalagi mereka akan bermain di rumah sendiri. Pasti ada dorongan semangat."

Jonatan Christie sendiri menjadi unggulan keenam pada nomor tunggal putra Indonesia Open 2019. Adapun rekannya, Anthony Sinisuka Ginting, ada di posisi ketujuh.

Pada babak pertama, Jonatan akan menghadapi pemain asal Denmark, Rasmus Gemke, dan Anthony bakal melawan pebulu tangkis China, Lu Guangzu.

Baca juga: Indonesia Open 2019, Susy Susanti Pastikan Kondisi Atlet PBSI Fit

Indonesia juga punya wakil non-pelatnas, yakni Tommy Sugiarto. Ia akan langsung berhadapan dengan pemain unggulan kelima asal China, Chen Long.

Turnamen Indonesia Open 2019 akan diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta, pada tanggal 16-21 Juli mendatang.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X