Panitia Copa America 2019 : Belum Ada Skandal Akibat VAR

Kompas.com - 26/06/2019, 19:00 WIB
Ilustrasi VAR di layar lebar Stadion Wesser pada laga Werder Bremen vs Borussia Dortmund dalam lanjutan Liga Jerman, 4 Mei 2019. AFP/PATRIK STOLLARZIlustrasi VAR di layar lebar Stadion Wesser pada laga Werder Bremen vs Borussia Dortmund dalam lanjutan Liga Jerman, 4 Mei 2019.

KOMPAS.com - Panitia penyelenggara Copa America 2019 menilai bahwa teknologi Video Assistant Referee ( VAR) di kompetisi sepak bola antar negara di CONMEBOL itu harus dipertahankan.

VAR tetap dinilai penting, meskipun kenyataan rata-rata waktu yang terpakai untuk meninjau VAR lebih lama dibanding saat Piala Dunia 2018.

Dilansir dari ANTARA, sejauh ini, rata-rata waktu yang digunakan untuk meninjau VAR pada Copa America 2019 adalah dua menit 26 detik per insiden. Pada Piala Dunia 2018 , rata-rata waktu yang digunakan meninjau VAR sendiri adalah 80 detik.

Baca juga: Jadwal Perempat Final Copa America 2019, Ada Peluang Superclasico

Hal tersebut akhirnya memunculkan kritikan dari penonton, pemain, dan pelatih.
Salah satu kritikan muncul dari pelatih Kolombia, Carlos Queiroz, seusai gol dan hadiah penalti timnya dianulir ketika laga melawan Paraguay.

"Sesuatu harus berubah, karena suporter, pemain, dan pelatih dibiarkan menunggu dalam kebingungan. VAR seharusnya membuat sepak bola lebih jelas dan lebih obyektif, tapi ini malah kebalikannya," katanya.

"Kami harus meninjau ulang ini (penggunaan VAR) untuk kebaikan sepak bola, karena para penggemar tidak senang, demikian juga kami," imbuh Queiroz.

Baca juga: Hasil Copa America 2019, Uruguay dan Cile Melaju ke Perempat Final

Sementara itu, Ketua Perwasitan Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan WIlson Seneme dalam jumpa pers pada Selasa (25/6/2019) malam waktu setempat, mengatakan bahwa tercatat ada 17 intervensi dalam 18 pertandingan fase grup, di mana 11 diputuskan seusai wasit meninjau ulang tayangan VAR.

"Sejauh ini, tidak ada skandal yang terjadi, dan ini (penggunaan VAR) membuat kami tenang. Kami sangat puas dengan hasilnya," Kata Seneme, dikutip dari Reuters.

"Kami sudah bekerja (menggunakan VAR) sejak 2017, dengan hasil positif dan negatif yang membuat kami dapat memanfaatkannya dengan baik di tahun ini. Wasit tetap sebagai pengambil keputusan, VAR ada untuk membantu keputusan," tegasnya.

Saat ini, penggunaan VAR paling lama di Copa America 2019 ketika Brasil bentrok dengan Venezuela. 

Tiga gol Brasil dianulir oleh wasit karena pelanggaran terlebih dahulu, dua di antaranya atas bantuan VAR. Pada pertandingan tersebut, total VAR digunakan selama sembilan menit.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arsenal Vs Man City, Pep Pastikan Stones dan Aguero Tidak Bermain

Arsenal Vs Man City, Pep Pastikan Stones dan Aguero Tidak Bermain

Liga Inggris
Arsenal dan Man United Harus Juara Liga Europa demi Liga Champions

Arsenal dan Man United Harus Juara Liga Europa demi Liga Champions

Liga Inggris
Alex Ferguson Kecam Liga Bentukan Presiden Real Madrid

Alex Ferguson Kecam Liga Bentukan Presiden Real Madrid

Liga Inggris
Laga El Clasico Barcelona Vs Real Madrid Dipastikan Tidak Ditunda Lagi

Laga El Clasico Barcelona Vs Real Madrid Dipastikan Tidak Ditunda Lagi

Liga Spanyol
BWF World Tour Finals 2019, Ginting Siap jika Lawan Momota di Final

BWF World Tour Finals 2019, Ginting Siap jika Lawan Momota di Final

Liga Indonesia
Persija Jakarta Vs Madura United, Tavares Senang Bawa Persija Lolos Degradasi

Persija Jakarta Vs Madura United, Tavares Senang Bawa Persija Lolos Degradasi

Liga Indonesia
Erling Braut Haaland ke Bundesliga, Manchester United Gigit Jari

Erling Braut Haaland ke Bundesliga, Manchester United Gigit Jari

Liga Inggris
BWF World Tour Finals 2019, Ginting ke Final Usai Kalahkan Chen Long

BWF World Tour Finals 2019, Ginting ke Final Usai Kalahkan Chen Long

Liga Indonesia
Bagi Ronaldinho, Messi Bukan Pemain Terbaik Sepanjang Masa

Bagi Ronaldinho, Messi Bukan Pemain Terbaik Sepanjang Masa

Internasional
Prediksi Chelsea Vs Bournemouth, Ancaman Kebangkitan Tim Tamu

Prediksi Chelsea Vs Bournemouth, Ancaman Kebangkitan Tim Tamu

Liga Inggris
Man United Vs Everton, Ferguson Merasa di Level Atas jika The Toffees Menang

Man United Vs Everton, Ferguson Merasa di Level Atas jika The Toffees Menang

Liga Inggris
Era Baru Dinasti Liverpool di Bawah Asuhan Juergen Klopp

Era Baru Dinasti Liverpool di Bawah Asuhan Juergen Klopp

Liga Inggris
Bawa Persija Lolos Zona Degradasi, Simic Dapat Perpanjangan Kontrak

Bawa Persija Lolos Zona Degradasi, Simic Dapat Perpanjangan Kontrak

Liga Indonesia
Kesempatan Marcus/Kevin Hentikan Kemenangan Beruntun Wakil Jepang

Kesempatan Marcus/Kevin Hentikan Kemenangan Beruntun Wakil Jepang

Liga Indonesia
Persija Jakarta Vs Madura United, Tavares Belum Penuhi Misi Penting

Persija Jakarta Vs Madura United, Tavares Belum Penuhi Misi Penting

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X