Bukan Liverpool, Torres Ungkap Kepuasannya Saat Bela Chelsea

Kompas.com - 26/06/2019, 07:00 WIB
Bomber Chelsea, Fernando Torres, meluapkan emosinya seusai membobol gawang Crystal Palace dalam lanjutan Premier League, Sabtu (14/12/2013). AFP PHOTO / CARL COURT Bomber Chelsea, Fernando Torres, meluapkan emosinya seusai membobol gawang Crystal Palace dalam lanjutan Premier League, Sabtu (14/12/2013).

KOMPAS.com - Fernando Torres telah mengumumkan pensiun sebagai pemain sepak bola pada Jumat (21/6/2019) lalu.

Klub Jepang, Sagan Tosu, menjadi klub terakhir yang ia bela selama 18 tahun berkarier di dunia sepak bola.

Dalam kurun waktu tersebut, total ada lima tim yang ia bela, yakni Atletico Madrid, Liverpool, Chelsea, AC Milan, dan yang terakhir Sagan Tosu.

Baca juga: 18 Tahun Perjalanan Karier Fernando Torres

Saat berada di Atletico (2001-2007 dan 2016-2018), Torres mengatakan bahwa mimpinya sebagai pesepak bola profesional tercapai.

Benar saja, sang penyerang melangkahkan kaki ke dunia sepak bola seusai menamatkan pendidikan di akademi Atletico dalam kurun waktu 1995-2001.

Bahkan, saat usianya baru 19 tahun, ia dipercaya menjadi kapten Atletico pada 2003.

Pada musim panas 2007, Torres memutuskan hijrah ke Liverpool. Meski tak mampu meraih satu pun trofi, pemain berpostur 186 cm ini berhasil mencapai puncak kariernya.

Ia sukses memproduksi 81 gol dari 142 penampilannya bersama Liverpool di semua ajang.

Baca juga: Fernando Torres Resmi Gantung Sepatu

"Masa-masa itu adalah momen yang luar biasa. Rasanya saya tak ingin melupakannya," ujar Torres, saat ditanya momen berkostum The Reds.

Meski begitu, ia mengakui momen yang paling puas adalah saat membela Chelsea. Didatangkan dari Liverpool pada 2011, saat itu Torres berlabel sebagai pemain termahal di Liga Inggris.

" Chelsea memberi apa yang selalu saya tunggu sejak lama: titel juara," ucap Torres.

Bersama The Blues, pemain berambut pirang ini meraih tiga gelar juara, yakni Piala FA (2011-2012), Liga Champions (2011- 2012), dan Liga Europa (2012-2013). (Ardhianto Wahyu Indraputra)

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X