Boris Becker Harus Lelang Trofi Bergengsi untuk Bayar Utang

Kompas.com - 24/06/2019, 17:22 WIB
Eks petenis asal Jerman, Boris Becker, menghadiri laga semifinal tunggal putra Perancis Terbuka 2016 antara Dominic Thiem (Austria) dan Novak Djokovic (Serbia) di Paris, Perancis, 3 Juni 2016.AFP/MIGUEL MEDINA Eks petenis asal Jerman, Boris Becker, menghadiri laga semifinal tunggal putra Perancis Terbuka 2016 antara Dominic Thiem (Austria) dan Novak Djokovic (Serbia) di Paris, Perancis, 3 Juni 2016.

KOMPAS.com - Mantan bintang tenis asal Jerman, Boris Becker, harus merelakan sejumlah trofi bergengsi yang diraih kala masih aktif bermain untuk dilelang. Ini dilakukan setelah ia dinyatakan bangkrut.

Dilansir BolaSport.com dari NST, Boris Becker bakal melelang 82 barang berharga mulai dari medali, piala, jam tangan dan koleksi foto.

Medali finalis Wimbledon 1990 dan piala perak US Open 1989 menjadi dua di antara banyak barang berharga milik pria 51 tahun itu yang dilelang.

Baca Juga: Hadiah Uang Turnamen Tenis Roland Garros Kian Melambung

Proses lelang bakal dilakukan secara daring oleh perusahaan asal Inggris, Wyles Hardy, sejak Senin (24/6/2019) hingga 11 Juli 2019 nanti.

Boris Becker sudah dinyatakan bangkrut sejak 2017 setelah terjerat utang jutaan poundsterling. Akan tetapi, proses lelang harus tertunda setelah Becker mengklaim mendapat status diplomatik dari Presiden Republik Afrika Tengah.

Status yang diterima Boris Becker itu membuat dirinya memiliki imunitas dan membuat semua proses lelang diberhentikan.

Namun proses lelang akhirnya dilanjutkan setelah klaim Boris Becker sebelumnya dibantah oleh Menteri Luar Negeri Republik Afrika Tengah.

Baca Juga: Persaingan Messi Vs Ronaldo seperti Federer Vs Nadal di Tenis

Becker pun melepas "hak imunitas" tersebut pada Desember tahun lalu yang membuat pengadilan London dapat segera melakukan eksekusi.

Meski telah melelang banyak barang berharga miliknya, Boris Becker dipercaya belum bisa menutup semua utang. Pasalnya, mantan tunggal putra nomor satu dunia ini juga masih terlibat beberapa masalah finansial di pengadilan Spanyol, Swiss dan Jerman.

Setelah pensiun sebagai pemain pada 1999, Boris Becker sempat menjajal karier sebagai pelatih. Becker tercatat pernah menjadi pelatih Novak Djokovic pada periode 2013 hingga 2016.

Setelah tak lagi melatih, Boris Becker kini menghabiskan waktunya dengan menjadi komentator. (Doddy Wiratama)

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X