Copa America 2019, Argentina Punya Kans Ulangi Tragedi 36 Tahun Lalu

Kompas.com - 22/06/2019, 18:02 WIB
Penyerang Argentina, Lionel Messi, menunduk setelah pemain Paraguay, Richard Sanchez, mencetak gol pada laga grup Copa America 2019 di Stadion Belo Horizonte, Brasil, 20 Juni 2019. Douglas Magno / AFPPenyerang Argentina, Lionel Messi, menunduk setelah pemain Paraguay, Richard Sanchez, mencetak gol pada laga grup Copa America 2019 di Stadion Belo Horizonte, Brasil, 20 Juni 2019.
|

KOMPAS.com - Penampilan timnas Argentina di ajang Copa America 2019 tak memuaskan.

Argentina justru terdampar di dasar klasemen Grup B dan baru mengumpulkan satu poin dari dua laga yang telah dijalani.

Padahal, skuad Albiceleste itu dihuni pemain-pemain kelas dunia seperti Nicolas Otamendi, Sergio Aguero, hingga Lionel Messi.

Baca juga: Messi: Gila kalau Sampai Argentina Tersingkir dari Copa America 2019

Serangkaian hasil buruk yang diperoleh Argentina ini pun mengudang amarah dari legendanya, Diego Maradona.

Pria yang terkenal dengan gol "tangan Tuhan" itu mengatakan bahwa para pemain telah melecehkan seragam Argentina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Argentina masih memiliki satu kesempatan terakhir pada pertandingan melawan Qatar, Senin (23/6/2019) dini hari WIB.

Itu menjadi partai hidup dan mati bagi Argentina. Jika mereka sampai kalah, maka peluang untuk menuju perempat final Copa America 2019 dipastikan tertutup.

Baca juga: Argentina Vs Paraguay, Messi Jaga Kans Albileceleste Lolos Fase Grup

Kali terakhir Tim Tango gagal maju ke fase gugur Copa America adalah 36 tahun lalu alias 1983.

Saat itu, kompetisi dimulai dengan tiga grup yang masing-masing berisi tiga negara.

Setiap juara grup berhak melaju ke semifinal, plus Paraguay yang mendapatkan bye karena berstatus juara bertahan.

Baca juga: Pelatih Argentina: Kami Beruntung Masih Hidup

Argentina gagal melenggang ke babak empat besar lantaran hanya finis sebagai runner-up Grup B.

Skuat besutan Carlos Salvador Bilardo mengemas lima poin dari hasil empat kali bertanding dalam sistem tandang dan kandang.

Perolehan angka La Albiceleste saat itu sama dengan Brasil selaku juara grup, tetapi kalah produktivitas gol. (Ade Jayadireja). 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Man United Vs Liverpool, Jangan Heran kalau The Reds Bisa Cetak 3 Gol!

Man United Vs Liverpool, Jangan Heran kalau The Reds Bisa Cetak 3 Gol!

Liga Inggris
Link Live Streaming Semifinal Denmark Open 2021: Praveen/Melati Beraksi Sore Ini

Link Live Streaming Semifinal Denmark Open 2021: Praveen/Melati Beraksi Sore Ini

Badminton
Jadwal Timnas U23 Indonesia Vs Australia, 2 Laga Penentu Menuju Piala Asia

Jadwal Timnas U23 Indonesia Vs Australia, 2 Laga Penentu Menuju Piala Asia

Liga Indonesia
Man United Vs Liverpool - Termasuk Ronaldo, Ini 3 Pemain Setan Merah yang Bisa Jadi Pembeda

Man United Vs Liverpool - Termasuk Ronaldo, Ini 3 Pemain Setan Merah yang Bisa Jadi Pembeda

Liga Inggris
Jika Disaksikan Penonton, Harga Tiket Liga 1 Mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 1,5 Juta

Jika Disaksikan Penonton, Harga Tiket Liga 1 Mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 1,5 Juta

Liga Indonesia
Update Ranking FIFA - Timnas Indonesia Naik 10 Peringkat

Update Ranking FIFA - Timnas Indonesia Naik 10 Peringkat

Liga Indonesia
Bek Persib Siap Belajar dari Kesalahan Usai Blunder Fatal di Laga Melawan PSS

Bek Persib Siap Belajar dari Kesalahan Usai Blunder Fatal di Laga Melawan PSS

Liga Indonesia
Marko Simic untuk Gol Persija: Ada yang Mudah, Kenapa Dibuat Susah?

Marko Simic untuk Gol Persija: Ada yang Mudah, Kenapa Dibuat Susah?

Sports
Alasan Timnas Basket Indonesia TC di Amerika Jelang FIBA World Cup 2023

Alasan Timnas Basket Indonesia TC di Amerika Jelang FIBA World Cup 2023

Sports
Rekor Praveen/Melati Vs Dechapol/Sapsiree: Tren Berubah, Final Denmark Open Masih Abu-abu

Rekor Praveen/Melati Vs Dechapol/Sapsiree: Tren Berubah, Final Denmark Open Masih Abu-abu

Badminton
5 Fakta Jelang Man United Vs Liverpool, Setan Merah Rawan Buat Catatan Kebobolan Kandang Terburuk

5 Fakta Jelang Man United Vs Liverpool, Setan Merah Rawan Buat Catatan Kebobolan Kandang Terburuk

Liga Inggris
Rayakan HUT Ke-70, Perbasi Gelar Rapat Pleno Bahas Timnas Basket Indonesia

Rayakan HUT Ke-70, Perbasi Gelar Rapat Pleno Bahas Timnas Basket Indonesia

Sports
Aji Santoso Sayangkan Beberapa Pemain Absen Lawan Persija karena Teledor

Aji Santoso Sayangkan Beberapa Pemain Absen Lawan Persija karena Teledor

Liga Indonesia
Man United Vs Liverpool, Malapetaka Setan Merah Itu Bernama Salah!

Man United Vs Liverpool, Malapetaka Setan Merah Itu Bernama Salah!

Liga Inggris
Berkenalan dengan para Srikandi ONE: NEXTGEN

Berkenalan dengan para Srikandi ONE: NEXTGEN

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.