Barcelona Tak Ingin di"PHP" Neymar

Kompas.com - 18/06/2019, 17:21 WIB
Penyerang timnas Brasil, Neymar, mengontrol bola pada laga kontra Belgia di fase perempat final Piala Dunia 2018 di Stadion Arena Kazan, Kazan, pada 6 Juli 2018. HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLAPenyerang timnas Brasil, Neymar, mengontrol bola pada laga kontra Belgia di fase perempat final Piala Dunia 2018 di Stadion Arena Kazan, Kazan, pada 6 Juli 2018.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Juru bicara Dewan Direksi Barcelona, Josep Vives, menyatakan pihaknya tidak ingin terjebak dalam pembicaraan tentang kemungkinan mengembalikan Neymar ke klub tersebut.

Isu akan kembalinya Neymar muncul setelah pemilik Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi menyatakan tidak senang dengan pemain yang berperilaku bak superstar. Banyak yang menghubung-hubungkan ucapannya itu dengan Neymar.

"Ini adalah sesuatu yang tidak akan kami bahas," jawab Vives.

Baca juga: Neymar Tak Termotivasi Lagi Membela PSG

"Sekarang dia adalah pemain PSG dan kami tidak perlu berbicara. Kami tidak akan mengatakan apa-apa karena itu akan jatuh ke dalam jebakan," tambahnya selama acara merayakan 40 tahun La Masia.

Perbincangan dengan Vives kemudian berlaih seputar masa depan Antoine Griezmann.

Belum lama ini, CEO Atletico Madrid Gil Marin menyatakan pemainnya itu akan segera pindah ke Barcelona.

"Kami menyadari komentar Gil Marinin. Tapi kami hanya akan berbicara tentang (transfer) yang telah kami selesaikan. Kami tidak akan membahas apa yang kami lakukan atau tidak lakukan," kata Vives.

Baca juga: PSG Banderol Harga Mbappe Lebih Tinggi dari Neymar

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Marca
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X