CEO Paris Saint-Germain Ultimatum Pemainnya yang Tak Disiplin

Kompas.com - 17/06/2019, 19:31 WIB
Bintang Brasil, Neymar (kanan), didampingi presiden Paris Saint Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi, dalam sesi perkenalan pemain 25 tahun itu di Stadion Parc des Princes, Jumat (4/8/2017). Neymar bergabung dengan kontrak lima tahun setelah PSG menebus klausul pelepasan kontraknya senilai 222 juta euro (sekitar Rp 3,4 triliun), yang menjadikannya pemain termahal di dunia. PHILIPPE LOPEZ/AFPBintang Brasil, Neymar (kanan), didampingi presiden Paris Saint Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi, dalam sesi perkenalan pemain 25 tahun itu di Stadion Parc des Princes, Jumat (4/8/2017). Neymar bergabung dengan kontrak lima tahun setelah PSG menebus klausul pelepasan kontraknya senilai 222 juta euro (sekitar Rp 3,4 triliun), yang menjadikannya pemain termahal di dunia.

KOMPAS.com - CEO Paris Saint-Germain ( PSG) Nasser Al-Khelaifi menyatakan bahwa klubnya tidak akan memberi toleransi kepada para pemain bintang yang memiliki perilaku negatif.

Pernyataan itu disampaikan Al-Khelaifi setelah PSG menyambut kembali kedatangan Leonardo sebagai Direktur Olahraga, menggantikan Antero Henrique.

Baca juga: INFOGRAFIK: Profil Maurizio Sarri, Pelatih Baru Juventus...

Kehadiran Leonardo di klub ibu kota Perancis itu diharapkan bisa mendisiplinkan pemain yang dinilai sulit untuk diatur.

"Para pemain harus lebih bertanggung jawab daripada sebelumnya. Pastinya akan sangat berbeda," ujar Al-Khelaifi kepada France Football.

"Mereka harus bekerja lebih keras. Mereka berada di klub bukan untuk hiburan mereka sendiri. Jika mereka tidak setuju, pintu kami terbuka. Selamat tinggal. Saya tidak mau ada pemain yang berperilaku seperti sok bintang."

PSG memang menjadi juara Liga Perancis musim 2018-2019, tetapi manajemen tampaknya belum puas dengan performa tim secara keseluruhan.

Mereka tersingkir dari Liga Champions setelah ditaklukkan Manchester United, lalu sejumlah persoalan sanksi yang diterima Neymar dan Adrien Rabiot.

Belum lagi pernyataan kontroversial Kylian Mbappe pada acara French Football Awards yang berlangsung Mei 2019 lalu.

Baca juga: Saham Bali United Resmi Melantai, Dirut BEI Mendukung Penuh

Dalam acara itu, Mbappe secara terbuka ingin mendapatkan peran yang lebih besar di PSG, seraya memberi isyarat bahwa dia bisa saja hijrah ke klub lain.

Kehadiran Leonardo pun diyakini Al-Khelaifi bisa menjadi titik perubahan bagi PSG untuk menapaki masa depan klub yang lebih baik.

"Ia (Leonardo) mendapatkan kepercayaan penuh dari saya. Saya menyadari bahwa perubahan itu penting. Kalau tidak, kami tidak akan ke mana-mana," ucap Al-Khelaifi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X