Bocah Penjual Makaroni Jadi Saksi Pesta Gol Timnas Indonesia

Kompas.com - 15/06/2019, 23:24 WIB
Penyerang Timnas Indonesia, Alberto Goncalves, berebut bola di udara pesepak bola timnas Vanuatu dalam pertandingan persahabatan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (15/6/2019). Tim Nasional (timnas) Indonesia meraih kemenangan telak saat melakoni laga bertajuk FIFA Matchday melawan Vanuatu dengan skor 6-0. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPenyerang Timnas Indonesia, Alberto Goncalves, berebut bola di udara pesepak bola timnas Vanuatu dalam pertandingan persahabatan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (15/6/2019). Tim Nasional (timnas) Indonesia meraih kemenangan telak saat melakoni laga bertajuk FIFA Matchday melawan Vanuatu dengan skor 6-0.
|

KOMPAS.com - Tim Nasional (timnas) Indonesia berhasil meraih kemenangan telak 6-0 atas Vanuatu pada laga uji coba berlabel FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno ( SUGBK), Sabtu (15/5/2019) malam WIB.

Terdapat sepenggal kisah menarik di balik kemenagan setengah lusin gol timnas Indonesia.

Kisah ini pertama kali diunggah oleh akun Twitter @cjakaa tertanggal 10 Juni 2019.

Dalam cuitannya, akun tersebut menceritakan seorang anak berumur 11 tahun bernama Bayu yang memiliki perjalanan hidup tidak seberuntung anak seusianya

Bayu yang masih duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar (SD) itu harus melalui masa kecilnya tanpa kasih sayang kedua orang tua.

Baca juga: Simon McMenemy Ungkap Arti Kemenangan Timnas Indonesia

Ayah Bayu meninggal dunia sejak ia masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak. Sedangkan sang Ibunda berpulang saat Bayu saat Bayu duduk di kelas 1 SD

Sejak saat itu, Bayu diasuh oleh neneknya. Untuk membiayai sekolah dan menyambung hidup, Bayu berjualan aneka makanan ringan sejenis keripik dan makaroni. 

Saat ditanyai oleh sang pemilik akun, Bayu ternyata memiliki cita-cita yang sangat mulia, yakni ingin membahagiakan sang nenek dan menjadi pemain timnas Indonesia saat dewasa nanti.

 

Baca juga: Timnas Indonesia Vs Vanuatu, Skuad Garuda Menang 6-0

Rangkaian cerita sosok Bayu yang dituliskan melalui Twitter ini pun ditanggapi oleh PSSI melalui akun Twitter resminya (@pssi).

PSSI ingin mengundang Bayu beserta neneknya untuk menghadiri laga timnas Indonesia melawan Vanuatu. Seluruh biaya akomodasi dan transportasi ditanggung sepenuhnya oleh PSSI.

Tidak hanya menonton para pemain timnas beraksi dari tribun VIP SUGBK, Bayu juga diberi kesempatan untuk bertemu dan bersentuhan langsung dengan para penggawa timnas Merah Putih di area mixzone.

Bahkan, dalam satu kesempatan, Bayu dipertemukan secara langsung dengan legenda hidup timnas Indonesia, Ponaryo Astaman!

Direktur Media dan Promosi Digital PSSI, Gatot Widakdo, mengatakan bahwa tujuan PSSI mengundang Bayu adalah sebagai motivasi agar Bayu semakin semangat mengejar cita-citanya menjadi pemain sepak bola.

Baca juga: Timnas Indonesia Vs Vanuatu, Menerka Skuad Garuda

"Kita undang, tadi kita undang, ke garuda store. Kita kasih kenang-kenangan merchandise PSSI. Kita ajak foto di dalam stadion GBK. Ketemu pemain di mixzone dan nonton pertandingan di VIP tribune," kata Gatot.

"Semoga ini semakin memotivasi bayu yang punya cita-cita besar menjadi pesepak bola," ujar Gatot mengakhiri.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X