Kompas.com - 15/06/2019, 06:48 WIB
Bek Tim Nasional Indonesia, Hansamu Yama Pranata. Dok. PSSIBek Tim Nasional Indonesia, Hansamu Yama Pranata.
|

KOMPAS.com - Sejumlah perubahan terjadi ketika Simon McMenemy ditunjuk sebagai pelatih timnas Indonesia yang baru menggantikan Bima Sakti pada Januari 2019 lalu.

Salah satu yang menarik perhatian adalah perubahan formasi yang diterapkan oleh pelatih berkebangsaan Skotlandia itu.

Dalam dua uji coba FIFA Matchday melawan Myanmar dan Yordania, timnas Indonesia memakai formasi sedikit di luar kebiasaan, yakni 3-4-3.

Baca juga: Prediksi Line-up Timnas Indonesia Vs Vanuatu, Mengukur Kekuatan Garuda

Formasi tersebut membuat timnas Indonesia hanya menggunakan tiga pemain belakang.

Strategi tersebut bisa dibilang cukup berjalan lancar ketika timnas Indonesia menang 2-0 melawan Myanmar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, ternyata taktik tersebut tidak berjalan efektif ketika tim Merah Putih kalah 1-4 dari Yordania, Selasa (11/6/2019).

Hansamu mengatakan bahwa ia tidak kagok dengan formasi tiga bek yang diterapkan Simon.

Baca juga: Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Vanuatu

Hanya, bek Persebaya Surabaya itu mengakui bahwa sejatinya ia lebih sering bermain dengan empat bek.

"Kalau dibilang kagok sih tidak ya, ya walaupun sebenarnya kami kebanyakan di klub bermain dengan empat bek," kata Hansamu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

Formasi tiga bek tersebut sepertinya akan terus dikembangkan oleh Simon. Hansamu mendukung penuh keinginan dari pelatih asal Skotlandia tersebut.

Halaman:


Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.