Indonesia Butuh Dana Besar untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021

Kompas.com - 13/06/2019, 21:40 WIB
Logo Piala Dunia U-20 2019 yang akan berlangsung di Polandia pada 23 Mei hingga 15 Juni 2019. DOK. FIFALogo Piala Dunia U-20 2019 yang akan berlangsung di Polandia pada 23 Mei hingga 15 Juni 2019.

KOMPAS.com - PSSI membutuhkan dana triliunan rupiah untuk menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Saat ini, PSSI memang dikabarkan tengah mengajukan ke FIFA supaya Indonesia bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

Akan tetapi, jalan Indonesia menuju tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 tidaklah mulus. PSSI membutuhkan dana triliuan rupiah, di luar dari bantuan uang FIFA, untuk mewujudkan ambisi itu. 

Dana besar diperlukan untuk memenuhi kebutuhan para peserta yang nantinya bertanding di Indonesia, termasuk transportasi, makan, hotel, dan keperluan lain.

Sementara itu, untuk biaya penerbangan dari negara asal ke Indonesia, dibayarkan oleh tim peserta tersebut, bukan dana dari PSSI.

Direktur Media dan Promosi Digital PSSI, Gatot Widakdo mengatakan, ada 32 item yang saat ini harus dipenuhi untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Menurut dia, belum lama ini PSSI sudah bertemu dengan Sekretaris Negara (Setneg) untuk membahas rencana tersebut.

Baca juga: Sejarah, Timnas Korea Selatan Lolos ke Final Piala Dunia U-20

"Kemarin, kami sudah ketemu dengan Setneg, intinya salah satu poinnya harus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Indonesia," kata Gatot Widakdo.

"Sampai sekarang, kami coba penuhi persyaratan berjumlah 32 tersebut," tuturnya kepada wartawan termasuk BolaSport.com, Kamis (13/6/2019).

Gatot Widakdo juga mengatakan, PSSI sudah menjelaskan kepada Setneg alasannya ingin menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 beserta keuntungannya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X