Antonio Conte Masuk Kerja, Inter Milan Ingin Icardi Cepat Pergi

Kompas.com - 13/06/2019, 08:00 WIB
Mauro Icardi tampak kecewa seusai gagal menyelesaikan peluang dalam pertandingan Inter Milan vs PSV Eindhoven di Stadion Giuseppe Meazza pada pekan pamungkas Liga Champions, 11 Desember 2018. AFP/MARCO BERTORELLO Mauro Icardi tampak kecewa seusai gagal menyelesaikan peluang dalam pertandingan Inter Milan vs PSV Eindhoven di Stadion Giuseppe Meazza pada pekan pamungkas Liga Champions, 11 Desember 2018.

KOMPAS.com - Antonio Conte langsung tancap gas bersama klub barunya, Inter Milan. Sang pelatih anyar telah masuk kerja pada Rabu (12/6/2019).

Hal tersebut dilaporkan oleh Tutomercato. Antonio Conte dikatakan tak ingin melewatkan satu menit pun dalam membentuk Inter Milan sebagai tim yang ia inginkan.

Target Antonio Conte memang besar. Ia diharapkan untuk memenangi trofi pertama Inter Milan sejak membawa pulang gelar Coppa Italia dan Piala Super Italia edisi 2011.

Namun, sang pelatih menerima tantangan tersebut.

"Selama delapan tahun terakhir tak ada pertarungan menuju gelar juara, kami ingin mengubah hal tersebut," tutur Antonio Conte kepada Sky Italia.

Pelatih baru Inter Milan ini sudah masuk ke kantor dan mulai bekerja di markas klub yang terletak di Corso Vittorio Emanuele, Milan, pada medio pekan.

Padahal, mayoritas para pemain senior tengah liburan musim panas atau memperkuat tim nasional masing-masing di laga Kualifikasi Piala Eropa dan persiapan ke Copa America 2019.

Baca juga: Pro Kontra Absensi Pemain Terbaik Dunia di Piala Dunia Wanita 2019

Ia pun dikabarkan sudah bertemu dengan CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta, untuk membicarakan strategi klub di bursa transfer.

Salah satu agenda utama dari pertemuan dengan Marotta adalah mengenai skuat bermain.

Antonio Conte dikabarkan mengidentifikasi beberapa pemain yang bisa dilepas, antara lain Ivan Perisic dan kapten tim Mauro Icardi.

Menyangkut nama terakhir, ada kabar dari Tuttomercato bahwa Inter Milan tak ingin membawa Icardi sebagai penumpang musim depan.

Hubungan sang pemain dengan para personel lain di ruang ganti dikatakan sudah tak bisa direkonsiliasi.

Halaman:



Close Ads X