Manajemen PT SOM Masih Tunggak Gaji Mantan Pemain Sriwijaya FC

Kompas.com - 12/06/2019, 19:23 WIB
Manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) yang menaungi klub Sriwijaya FC menjalani sidang perdana atas gugatan mantan pemain mereka di Pengadilan Negeri Klas 1 Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (12/6/2019).KOMPAS.com/AJI YK PUTRA Manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) yang menaungi klub Sriwijaya FC menjalani sidang perdana atas gugatan mantan pemain mereka di Pengadilan Negeri Klas 1 Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (12/6/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com- Manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Klas 1 Palembang, terkait gugatan yang dilayangkan oleh mantan pemain Sriwijaya FC, Rabu (12/6/2019).

Dalam persidangan terungkap, PT SOM masih melakukan tunggakan gaji terhadap tiga mantan pemain mereka yakni, Marcko Sandy Maraudje, Sandi Firmansyah dan Mahammadou Alhadji dengan nilai Rp 60 juta.

Padahal, sebelumnya PT SOM mengaku jika telah menyelesaikan seluruh tunggakan gaji para mantan pemain yang nilanya mencapai Rp 3 Miliar.

Baca juga: Jadwal Terbaru Pekan Kelima Liga 1 2019, Ada 3 Perubahan

Kuasa Hukum Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) Jannes Silitonga mengatakan, ada 28 pemain Sriwijaya FC pada musim 2018 yang mengajukan gugatan. Namun, tiga diantaranya masih mengalami tunggakan.

Jannes pun mengaku, akan tetap menempuh jalur hukum untuk para kliennya tersebut, jika manajemen masih melakukan tunggakan.

"Jika diteruskan,tidak menutup kemungkinan Sriwijaya FC tidak akan bisa berkompetisi di Liga 2 2019 ini. Tapi kalau selesai dalam waktu dekat, tentu Sriwijaya FC masih bisa berlaga di Liga 2 2019," kata Jannes.

Ia pun yakin, manajemen Sriwijaya FC bisa menyelesaikan tunggakan dalam waktu dekat, sehingga surat perdamaian akan keluar untuk izin mengikuti pertandingan.

"Kita harap pembayaran gaji tiga pemain ini cepat selesai, Sriwijaya FC adalah tim besar," ujarnya.

Baca juga: Jadwal Liga Inggris Bocor, Big Six Hadapi Laga Sulit di Pekan Perdana

Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid menerangkan, belum dibayarnya kekurangan gaji tiga pemain Sriwijaya FC pada musim lalu tersebut karena permasalahan administrasi.

"Seluruh gaji pemain sebetulnya sudah dibayar semua. Cuma, yang jadi masalah ada perbedaan angka verifikasi saja. Mereka kerja sampai tanggal 20, dia hitung satu bulan, kita hitung setengah bulan. Itu saja masalahnya. Bukan belum dibayar," jelas Faisal.

Faisal pun meyakinkan permasalahan itu akan segera diatasi sebelum kick off Liga 2 berlangsung pada 23 Juni 2019 mendatang. "Dalam waktu dekat selesai, mungkin satu sampai dua hari," ungkapnya.




Close Ads X