Paul Pogba Protes karena Diadili Secara Berbeda

Kompas.com - 12/06/2019, 17:40 WIB
Paul Pogba tampak kecewa seusai gagal menyelesaikan peluang pada pertandingan Huddersfield Town vs Manchester United di Stadion John Smiths dalam lanjutan Liga Inggris, 5 Mei 2019. AFP/PAUL ELLISPaul Pogba tampak kecewa seusai gagal menyelesaikan peluang pada pertandingan Huddersfield Town vs Manchester United di Stadion John Smiths dalam lanjutan Liga Inggris, 5 Mei 2019.

KOMPAS.com - Gelandang Manchester United, Paul Pogba, jengah karena terus mendapatkan kritik, khususnya terkait bahasa tubuh dan model rambutnya.

Pemain berusia 26 tahun itu menghadapi kritikan atas performanya di lapangan sejak kembali bermain bersama Man United pada 2016.

Selama membela klub yang berjuluk Setan Merah itu, Pogba hanya sanggup membawa Man United berada di peringkat keenam klasemen Liga Inggris dalam dua dari tiga musimnya, yakni pada 2016-2017 dan 2018-2019.

Baca juga: Sulit Rekrut Pogba, Real Madrid Alihkan Perhatian kepada Eriksen

Padahal, mantan gelandang Juventus tersebut memegang peran vital saat membawa Les Bleus, julukan tim nasional Perancis, menjuarai Piala Dunia 2018.

Menghadapi banjiran kritik yang dialamatkan kepada dirinya, Pogba akhirnya angkat bicara.

"Saya selalu bermain seperti itu, dan berterima kasih kepada Tuhan, saya telah memenangkan Piala Dunia," cetus Pogba, seperti dilansir Sky Sports.

"Bahasa tubuh, model rambut, itu semua hanya mengikuti," imbuhnya.

Pogba mengatakan, kritikan terhadap dirinya hanya muncul ketika ia tidak bisa membawa timnya bermain bagus.

Baca juga: Paul Pogba Diyakini Berpeluang Kembali ke Juventus

"Sejak saya kecil saya sudah bermain seperti ini. Itu tidak menjadi masalah ketika kami menang. Hanya saat kami kalah atau saya menampilkan performa buruk, itu (bahasa tubuh dan model rambut) menjadi suatu masalah," kata Pogba menyambung.

Pemain bertinggi badan 191 cm itu menambahkan, nilai transfer yang besar saat ia pindah ke Man United menjadi penyebabnya. Saat itu, Pogba didatangkan ke Old Trafford dengan mahar 89 juta pounds (1,6 triliun rupiah).

"Saya menjadi pemain yang berbeda karena transfer. Karena pada waktu itu adalah transfer terbesar dalam sejarah, Anda dihakimi secara berbeda."

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky Sports
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AC Milan Vs Lecce, Pelajaran pada Hari Ulang Tahun Pioli

AC Milan Vs Lecce, Pelajaran pada Hari Ulang Tahun Pioli

Liga Italia
AC Milan Vs Lecce, Pioli Sebut Timnya Pantas Menang

AC Milan Vs Lecce, Pioli Sebut Timnya Pantas Menang

Liga Italia
Liverpool dan Bayang-bayang Kegagalan Juara Liga Musim 1990-1991

Liverpool dan Bayang-bayang Kegagalan Juara Liga Musim 1990-1991

Liga Inggris
Liga 1, Kunci Kemenangan Persija Jakarta atas PSM Makassar

Liga 1, Kunci Kemenangan Persija Jakarta atas PSM Makassar

Liga Indonesia
Ferdinand Bantah PSM Tidak Punya Semangat untuk Menangkan Pertandingan

Ferdinand Bantah PSM Tidak Punya Semangat untuk Menangkan Pertandingan

Liga Indonesia
PSM Vs Persija, Darije Sebut Timnya Kurang Beruntung dan Puji Gol Simic

PSM Vs Persija, Darije Sebut Timnya Kurang Beruntung dan Puji Gol Simic

Liga Indonesia
Man United Vs Liverpool, Jose Mourinho Sindir Komentar Juergen Klopp

Man United Vs Liverpool, Jose Mourinho Sindir Komentar Juergen Klopp

Liga Inggris
Semen Padang Vs Madura United, Eduardo Soroti Penyelesaian Akhir dan Organisasi Pertahanan

Semen Padang Vs Madura United, Eduardo Soroti Penyelesaian Akhir dan Organisasi Pertahanan

Liga Indonesia
Menghitung Koleksi Gelar Juara Individu Marcus/Kevin Sepanjang 2019

Menghitung Koleksi Gelar Juara Individu Marcus/Kevin Sepanjang 2019

Olahraga
Persipura Vs Arema, Pernyataan Milomir dan Jacksen Setelah Hasil Imbang

Persipura Vs Arema, Pernyataan Milomir dan Jacksen Setelah Hasil Imbang

Liga Indonesia
FIFA dan AFC Akan Pantau Langsung Jalannya Kongres Luar Biasa PSSI

FIFA dan AFC Akan Pantau Langsung Jalannya Kongres Luar Biasa PSSI

Liga Indonesia
Semen Padang Vs Madura United, Rasiman Ungkap Kunci Kemenangan

Semen Padang Vs Madura United, Rasiman Ungkap Kunci Kemenangan

Liga Indonesia
Marcus/Kevin Berharap All Indonesian Final Terulang Kembali

Marcus/Kevin Berharap All Indonesian Final Terulang Kembali

Olahraga
Manchester United Vs Liverpool, Solskjaer Akui Timnya Diuntungkan VAR

Manchester United Vs Liverpool, Solskjaer Akui Timnya Diuntungkan VAR

Liga Inggris
Manchester United Vs Liverpool, Klopp Sebut VAR Bikin Kesal dan Bingung

Manchester United Vs Liverpool, Klopp Sebut VAR Bikin Kesal dan Bingung

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X