Kompas.com - 03/06/2019, 12:31 WIB
|

KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Indonesia, Simon McMenemy, menyatakan timnya tak ingin menelan kekalahan saat melawan Yordania untuk pertandingan persahabatan FIFA pada Selasa (11/6/2019).

"Saya melihat Indonesia kerap memaklumi jika timnas kalah di kandang lawan, yang penting menang di markas sendiri. Saya mau ganti mentalitas itu," kata Simon seperti dikutip dari Antara, Senin (3/6/2019).

Simon menyatakan anak asuhnya akan memberikan perlawanan sengit untuk Yordania. Indonesia selalu kalah ketika menghadapi Yordania.

Dalam catatan resmi FIFA, Indonesia sudah tiga kali berjumpa Yordania dan ketiganya berakhir dengan kekalahan untuk skuat Garuda. Semua laga tersebut berlabel persahabatan dan berlangsung di Amman, Yordania.

Pada pertemuan pertama pada 2004, Indonesia kalah dengan skor 1-2, kemudian pada 2011 menyerah dengan skor 0-1 dan terakhir pada 2013 kalah telak 0-5.

Simon tidak ambil pusing dengan fakta tersebut. Bagi pelatih asal Skotlandia tersebut adalah bagaimana performa timnya ketika bertanding dan menyelesaikan laga.

Baca juga: Alasan Simon McMenemy Panggil Beto Gabung Timnas Indonesia

"Kami ke Yordania tidak hendak mencari kalah atau menang. Kami ingin melihat sejauh apa persiapan kami untuk situasi seperti Kualifikasi Piala Dunia 2022 nanti," tutur Simon.

Dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 sekaligus Piala Asia 2023 yang berlangsung mulai September 2019, Indonesia akan menjalani laga kandang dan tandang.

Itulah mengapa empat hari setelah melawan Yordania (peringkat 97 FIFA), Indonesia yang berposisi 159 FIFA akan bersua Vanuatu (166 FIFA) di Jakarta pada 15 Juni.

"Kami ingin menyaksikan apakah mental anak-anak siap menghadapi Yordania yang peringkat FIFA-nya jauh dari Indonesia, lalu kemudian kami kembali ke Indonesia untuk menghadapi Vanuatu yang peringkatnya lebih rendah," tutur Simon.

Sementara terkait yang paling diwaspadai dari pertandingan di Yordania, menurut Simon, justru kelelahan para pemainnya selepas menempuh perjalanan jauh.

"Itu sebenarnya yang sulit. Namun kami harus membiasakan diri karena ini seperti simulasi kualifikasi Piala Dunia 2022. Kami akan banyak melewati laga seperti itu," kata Simon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Thomas Doll Tak Pasang Target Persija Juara Liga 1 2022 tapi Bersaing di Papan Atas

Thomas Doll Tak Pasang Target Persija Juara Liga 1 2022 tapi Bersaing di Papan Atas

Liga Indonesia
Tolak Real Madrid dan Bertahan di PSG, Mbappe Harus Bayar Rp 4 Triliun?

Tolak Real Madrid dan Bertahan di PSG, Mbappe Harus Bayar Rp 4 Triliun?

Liga Lain
Erik ten Hag Jamin Gol Ronaldo dan Bicara Ban Kapten Man United

Erik ten Hag Jamin Gol Ronaldo dan Bicara Ban Kapten Man United

Liga Inggris
Tiba di Jakarta, Thomas Doll Menolak ke Hotel dan Langsung Pimpin Latihan Persija

Tiba di Jakarta, Thomas Doll Menolak ke Hotel dan Langsung Pimpin Latihan Persija

Liga Indonesia
Kylian Mbappe Ungkap Alasan Tolak Real Madrid dan Perpanjang Kontrak bersama PSG

Kylian Mbappe Ungkap Alasan Tolak Real Madrid dan Perpanjang Kontrak bersama PSG

Liga Lain
Piala Dunia 2022, Israel Presentasikan Proposal Ini ke Qatar

Piala Dunia 2022, Israel Presentasikan Proposal Ini ke Qatar

Sports
Sebelum SEA Games Vietnam 2021, Pemerintah Malaysia Potong Dana Olahraga

Sebelum SEA Games Vietnam 2021, Pemerintah Malaysia Potong Dana Olahraga

Sports
Ada yang Aneh dari Selebrasi Mo Salah, Berapi-api lalu Mendadak Frustrasi

Ada yang Aneh dari Selebrasi Mo Salah, Berapi-api lalu Mendadak Frustrasi

Liga Inggris
SEA Games Vietnam 2021, Runtuhnya Tradisi Malaysia

SEA Games Vietnam 2021, Runtuhnya Tradisi Malaysia

Internasional
SEA Games 2021 Resmi Berakhir, Vietnam Serahkan Estafet Tuan Rumah ke Kamboja

SEA Games 2021 Resmi Berakhir, Vietnam Serahkan Estafet Tuan Rumah ke Kamboja

Sports
Kylian Mbappe Bisa Membayangkan Kekecewaan Real Madrid

Kylian Mbappe Bisa Membayangkan Kekecewaan Real Madrid

Liga Lain
Liverpool Vs Real Madrid: Gagal Bendung Man City Lecut Semangat The Reds Juara Liga Champions

Liverpool Vs Real Madrid: Gagal Bendung Man City Lecut Semangat The Reds Juara Liga Champions

Liga Champions
SEA Games Vietnam 2021, Malaysia Beri Kejutan, tapi...

SEA Games Vietnam 2021, Malaysia Beri Kejutan, tapi...

Sports
Berat dan Bentuk Trofi UEFA Europa Conference League

Berat dan Bentuk Trofi UEFA Europa Conference League

Sports
Curahan Hati Gregoria Mariska Tunjung: Tetap Semangat, Ingin Pensiun dan Minta Doa

Curahan Hati Gregoria Mariska Tunjung: Tetap Semangat, Ingin Pensiun dan Minta Doa

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.