Usai Final Liga Champions, Pochettino Bicara Masa Depannya

Kompas.com - 02/06/2019, 17:04 WIB
Ekspresi pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, sebelum dimulainya laga Liga Inggris kontra Brighton & Hove Albion di Stadion Amex, Brighton, Inggris pada 22 September 2018.
GLYN KIRK/AFP Ekspresi pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, sebelum dimulainya laga Liga Inggris kontra Brighton & Hove Albion di Stadion Amex, Brighton, Inggris pada 22 September 2018.

KOMPAS.com - Tottenham Hotspurs harus merelakan trofi Liga Champions musim ini setelah dikalahkan Liverpool dalam laga puncak.

Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Sabtu (1/6/2019) atau Minggu dini hari, skuad asuhan Mauricio Pochettino itu kalah 0-2 lewat gol yang dicetak oleh Mohamed Salah dan Divock Origi.

Meski begitu, Pochettino tetap bangga terhadap anak asuhnya yang sudah berjuang keras dalam Liga Champions musim ini. Apalagi, pertandingan tersebut adalah laga final Liga Champions pertama Tottenham sepanjang sejarah klub.

"Kami semua sangat kecewa, tetapi saya merasa sangat bangga dengan pemain saya. Final adalah tentang menang, bukan tentang bermain dengan baik," ucap Pochettino seusai laga, seperti yang dilansir dari situs resmi UEFA.

Baca juga: Kinsey Wolanski, Sosok Wanita Penyusup Laga Final Liga Champions

Saat dimintai keterangan terkait masa depannya bersama Tottenham, pelatih asal Argentina itu menolak membicarakan itu.

"Banyak yang harus dibicarakan. Terlalu awal membicarakan ini. Kami perlu menganalisis kekalahan sekarang. Tentunya, kami akan memiliki waktu untuk membahas masa depan," ujar Pochettino, dikutip dari FotMob.

Ia menambahkan, beberapa orang tidak memahami posisinya di Tottenham dan cenderung memukul rata seperti pelatih lainnya.

"Beberapa orang menjadi pintar dan ingin membandingkan saya dengan pelatih lain dan mereka tidak tahu kami berada di proyek yang berbeda, posisi yang berbeda, dan tempat yang berbeda," ujarnya.

Baca juga: Tottenham Perpanjang Catatan Negatif Tim Debutan Final Liga Champions

"Setelah lima tahun (di Tottenham), proyeknya sangat jelas. Ambisi kami luar biasa. Tetapi, sekarang waktunya untuk tenang dan mengubah suasana. Kami akan punya waktu untuk berbicara," sambungnya.

Sejak melatih Tottenham pada 2014, Pochettino memang belum mempersembahkan gelar untuk tim berjulukan The Lilywhites itu.

Akhir-akhir ini, pelatih berusia 47 tahun tersebut diisukan akan bergabung dengan Juventus, untuk menggantikan posisi Massimiliano Allegri yang meninggalkan Si Nyonya Tua pada akhir musim.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X