Mohamed Salah, dari Sebuah Desa hingga Juara Liga Champions di Madrid

Kompas.com - 02/06/2019, 05:50 WIB
Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, mengeksekusi tendangan penalti pada pertandingan final Liga Champions antara Liverpool vs Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano di Madrid pada 1 Juni 2019. AFP/BEN STANSALLPenyerang Liverpool, Mohamed Salah, mengeksekusi tendangan penalti pada pertandingan final Liga Champions antara Liverpool vs Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano di Madrid pada 1 Juni 2019.

Sukses bersama Basel, Salah direkrut Chelsea pada 2014. Namun, ia lebih sering dipinjamkan ke klub lain, seperti Fiorentina dan AS Roma.

Klub terakhir kemudian mempermanenkan statusnya. Keputusan AS Roma tak keliru karena ia berhasil mencetak 19 gol dan 15 assist dari 41 pertandingan pada musim 2016-2017.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Laga Final Liga Champions, Tottenham Vs Liverpool

Tak heran, Liverpool kemudian kepincut dan bersedia menebusnya dengan harga mencapai 42 juta euro (sekitar Rp 670 miliar).

Di bawah asuhan Juergen Klopp, karier Salah semakin moncer. Tak butuh waktu lama baginya menjadi idola baru publik The Reds lewat permainannya yang memesona.

Sejak bergabung pada 2017, Salah tercatat mampu menorehkan 71 gol dan 29 assist dari 104 pertandingan di berbagai kompetisi.

Berkat kontribusi itu pula, Salah mengantarkan Liverpool menjadi juara Liga Champions untuk kali keenam.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber UEFA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X