Media Italia Klaim Presiden Juventus Telah Bertemu Maurizio Sarri

Kompas.com - 31/05/2019, 07:00 WIB
Maurizio Sarri melewati trofi Liga Europa jelang laga Chelsea vs Arsenal dalam final Liga Europa di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, 29 Mei 2019. AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV Maurizio Sarri melewati trofi Liga Europa jelang laga Chelsea vs Arsenal dalam final Liga Europa di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, 29 Mei 2019.

KOMPAS.com - Sejumlah media Italia memberitakan bahwa Maurizio Sarri akan menjadi pelatih Juventus musim depan.

Media-media tersebut menyebutkan bahwa telah terjadi komunikasi antara pihak Juventus dan Maurizio Sarri pada laga final Liga Europa.

Maurizio Sarri sukses mengantarkan Chelsea meraih trofi Liga Europa setelah menang 4-1 atas Arsenal di Stadion Olimpiade, Baku, Azerbaijan, Rabu (29/5/2019) malam atau Kamis dini hari WIB.

Baca juga: 5 Fakta Chelsea Vs Arsenal di Final Liga Europa 2018-2019

Menurut laporan Tuttosport, Presiden Juventus, Andrea Agnelli, melakukan pertemuan dengan Maurizio Sarri di hotel tempat para pemain Chelsea menginap di Kota Baku.

Sehari berselang, perwakilan Juventus, Fali Ramadani, melakukan pertemuan dengan Direktur Chelsea, Marina Granovskaia, dan agen Sarri, Alessandro Pellegrini.

Berbeda dengan Tuttosport, media Inggris, Daily Mail, memberitakan bahawa Agnelli bukanlah bertemu dengan Sarri, melainkan Chairman Chelsea, Bruce Buck, sebelum laga final Liga Europa.

Untuk mendapatkan Sarri, Juventus harus merogoh kocek sebesar 5,7 juta euro (sekitar Rp 92 miliar) agar mengaktifkan klausul penglepasannya dari sisa masa kontrak.

Baca juga: Sarri Beri Sinyal Tolak Juventus dan Bertahan di Chelsea

Sarri sendiri masih terikat kontrak di Stadion Stamford Bridge hingga musim panas 2021. Dia juga masih punya harapan bertahan bersama The Blues.

"Saya harus berbicara dengan pihak klub soal apa yang bisa saya berikan kepada Chelsea dan soal apa keinginan klub ini kepada saya," ucap Sarri seusai laga final Liga Europa kepada BBC.

Pelatih berusia 60 tahun itu juga mengaku senang merasakan atmosfer Liga Inggris dan merasa beruntung bisa melatih Chelsea.

"Namun, pada setiap akhir musim, saya merasa harus berbincang dengan manajemen," ucap Sarri.

Baca juga: Sarri Inginkan Isco jika Jadi Pelatih Juventus Musim Depan

"Berdasarkan opini pribadi, saya pantas bertahan di Chelsea. Namun, opini saja tidak cukup," tutur mantan pelatih Napoli itu.

Masa depan Sarri memang sempat berada di persimpangan setelah Chelsea gagal tampil apik di Premier League - kasta teratas Liga Inggris.

Sempat terseok-seok, The Blues akhirnya finis ketiga di klasemen akhir Liga Inggris. Gelar Liga Europa menjadi pembuktian Sarri bagi klub tersebut.

Para pemain Chelsea merayakan keberhasilan menjadi juara Liga Europa seusai menang 4-1 atas Arsenal pada laga final di Stadion Olimpiade Baku, 29 Mei 2019. AFP/YURI KADOBNOV Para pemain Chelsea merayakan keberhasilan menjadi juara Liga Europa seusai menang 4-1 atas Arsenal pada laga final di Stadion Olimpiade Baku, 29 Mei 2019.

Pada laga final itu, Chelsea menang 4-1 berkat gol Olivier Giroud, Pedro Rodriguez, dan brace Eden Hazard.

Baca juga: Hazard Berharap Berhadapan dengan Chelsea dan Lille Musim Depan

Berbeda dengan Sarri, Eden Hazard sudah mengucapkan salam perpisahan dengan klub. Pemain asal Belgia itu kemungkinan besar akan berlabuh di Real Madrid musim panas ini.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X