Copot Ban Kapten Neymar, Timnas Brasil Bisa Korbankan Keseimbangan

Kompas.com - 29/05/2019, 07:30 WIB
Penyerang timnas Brasil, Neymar, mengontrol bola pada laga kontra Belgia di fase perempat final Piala Dunia 2018 di Stadion Arena Kazan, Kazan, pada 6 Juli 2018. HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLAPenyerang timnas Brasil, Neymar, mengontrol bola pada laga kontra Belgia di fase perempat final Piala Dunia 2018 di Stadion Arena Kazan, Kazan, pada 6 Juli 2018.

KOMPAS.com - Pelatih timnas Brasil, Tite, disinyalir mengorbankan salah satu titik pilar kestabilan tim sejak ia menukangi Tim Samba

Faktor tersebut adalah sistem rotasi kapten yang diyakini media Brasil, Oglobo, menyumbang terhadap keharmonisan para pemain di timnya.

Tite memang telah menunjuk Dani Alves sebagai kapten untuk laga-laga persahabatan kontra Qatar serta Honduras dan selama pagelaran Copa America 2019 yang akan bergulir di negara mereka sendiri pada 14 Juni-7 Juli.

Menurut Federasi Sepak Bola Brasil (CBF), keputusan ini telah dikomunikasikan Tite ke Neymar, lalu Dani Alves pada akhir pekan kemarin.

Baca Juga: Timnas Brasil Batal Tunjuk Neymar Jadi Kapten

Sikap tersebut diambil menyusul tingkah Neymar yang menonjok suporter Rennes di final Piala Perancis setelah klubnya, Paris Saint-Germain, kalah.

Agresi yang ditunjukkan Neymar pada momen itu disinyalir media Brasil membuat Tite merasa gagal dalam menjadikan sang pemain sebagai sosok pemimpin. 

Neymar merupakan pemain yang paling banyak menyandang ban kapten sejak era Tite bergulir.

Penyerang yang kerap memakai nomor punggung 10 di timnas Brasil itu ditunjuk menjadi kapten seusai Piala Dunia 2018 dan ia beberapa kali mengemban ban kapten sebelumnya.

Kapten Brasil di bawah kepelatihan Tite:

  • 7 Laga - Neymar
  • 5 Laga - Miranda
  • 4 Laga - Daniel Alves
  • 3 Laga - Casemiro dan Thiago Silva
  • 2 Laga - Marcelo
  • 1 Laga - Alisson, Coutinho, Fernandinho, Filipe Luis, Gabriel Jesus, Marquinhos, Paulinho, Renato Augusto, Robinho, Willian

Sebelum insiden di final Piala Prancis, Tite sudah harus berkutat dengan kritik tajam terhadap perangai Neymar di Rusia.

Halaman:


Sumber Oglobo
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X