Ketika Klopp Ingat Kembali Momen Kekalahan di Final Liga Champions...

Kompas.com - 28/05/2019, 20:30 WIB
Juergen Klopp mengamati jalannya pertandingan West Ham United vs Liverpool di Stadion London dalam lanjutan Liga Inggris, 4 Februari 2019. AFP/GLYN KIRKJuergen Klopp mengamati jalannya pertandingan West Ham United vs Liverpool di Stadion London dalam lanjutan Liga Inggris, 4 Februari 2019.
|

KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, mencoba mengingat kembali momen saat timnya harus menerima kekalahan pada final Liga Champions musim lalu.

Tahun lalu, tepatnya pada Sabtu (26/5/2018), saat final Liga Champions yang dilangsungkan di Stadion NSK Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina, Liverpool kalah dari Real Madrid dengan skor 1-3.

Kini, jelang menghadapi Tottenham Hotspur pada final Liga Champions musim 2018-2019, Klopp mengingat lagi kesedihan para pemain The Reds.

"Itu berpengaruh besar kepada kami. Saya ingat situasi ketika kami berdiri dalam antrean di bandara di Kiev dalam perjalanan pulang. Kami semua mengenakan baju olahraga, kepala tertunduk, dan hal-hal seperti itu," ujar Klopp dikutip dari SkySports, Selasa (28/5/2019).

"Semua orang benar-benar frustrasi dan sangat kecewa dengan situasinya. Anda tidak bisa benar-benar mengerti. Anda tidak boleh marah, banyak emosi yang berbeda," ucapnya.

Baca juga: Final Liga Champions Tottenham Vs Liverpool, Keita Absen, Firmino Aman

Namun, pelatih asal Jerman itu mengatakan, kekalahan itu pula membuat Liverpool semakin kuat.

Hal itu terbukti dengan performa luar biasa The Reds di Premier League dengan menantang Man City hingga laga terakhir dan kini akan kembali berlaga di final Liga Champions dengan menghadapi Tottenham.

"Kami datang lagi, kami akan berada di sana lagi (final Liga Champions). Sekarang, kami di sini, luar biasa. Itu adalah awal dari pengembangan tim ini, 100 persen," ucap Klopp.

"Dari hari pertama di pramusim, ketika kami semua bersama-sama, dari hari pertandingan pertama, itu adalah langkah besar bagi anak-anak. Tim ini tidak dapat dibandingkan dengan tim tahun lalu," ucapnya.

Baca juga: Harry Kane Siap untuk Laga Final Liga Champions

Manajer Liverpool, Juergen Klopp, tampak kecewa seusai timnya kalah pada laga final Liga Champions kontra Real Madrid di Kiev, 26 Mei 2018. AFP/FRANCK FIFE Manajer Liverpool, Juergen Klopp, tampak kecewa seusai timnya kalah pada laga final Liga Champions kontra Real Madrid di Kiev, 26 Mei 2018.

Klopp telah mengalami dua kegagalan di final Liga Champions, yakni saat melatih Borussia Dortmund (2012-2013) dan dengan Liverpool pada musim lalu.

Selain itu, dia juga mengalami satu kali kegagalan di final Liga Europa selama karier manajerialnya, yakni saat Liverpool kalah dari Sevilla pada 2015-2016.

Namun, Klopp yakin, dia tidak pernah memiliki kesempatan yang lebih baik untuk mengakhiri kekalahan itu selain saat ini.

Baca juga: Kecewa dengan UEFA, Arsenal Kembalikan 2.300 Tiket Final Liga Europa

"Saya tidak pernah menjadi bagian dari final dengan tim yang lebih baik dari saat ini," katanya.

Adapun laga final Liga Champions antara Liverpool vs Tottenham akan berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, pada Sabtu (1/6/2019) atau Minggu dini hari WIB.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X