5 Transfer Paling Bikin Rugi di Liga Inggris

Kompas.com - 28/05/2019, 06:00 WIB
Alexis Sanchez, Kamis (9/5/2019) AFPAlexis Sanchez, Kamis (9/5/2019)

KOMPAS.com - Premier League atau kasta teratas Liga Inggris telah menjadi kompetisi paling populer selama bertahun-tahun.

Sejumlah klub yang berada di dalamnya berinvestasi dengan mendatangkan pemain-pemain berlabel bintang demi mendongkrak prestasi.

Layaknya investasi, suatu saat bisa mendatangkan untung. Namun, tak jarang pula justru menimbulkan kerugian.

Baca juga: Hasil Liga Inggris, Aston Villa Promosi ke Premier League

Dilansir dari Sportskeeda, Selasa (28/5/2019), berikut ini lima transfer paling merugikan di Liga Inggris.

Angel Di Maria

Angel Di Maria mengalami benturan saat Manchester United melawan Arsenal pada perempat final Piala FA di Stadion Old Trafford, 9 Maret 2015.OLI SCARFF/AFP Angel Di Maria mengalami benturan saat Manchester United melawan Arsenal pada perempat final Piala FA di Stadion Old Trafford, 9 Maret 2015.

Sedikit mengejutkan melihat pria Argentina muncul di dalam daftar ini. Tetapi, itulah kenyataanya.

Angel Di Maria ditebus Manchester United dari Real Madrid dengan mahar sebesar 59,7 juta poundsterling (sekitar Rp 1,09 triliun).

Baca juga: Andre Villas-Boas Enggan Kembali ke Liga Inggris

Banyak harapan disematkan kepadanya. Ia pun langsung diberi nomor 7, nomor keramat karena pernah dipakai Eric Cantona, David Beckham, dan Cristiano Ronaldo.

Saat awal kedatangan, Di Maria mampu menujukkan bahwa dirinya pantas menggunakan nomor tersebut sehingga penghargaan pemain terbaik Man United pada September 2014 pun diraihnya.

Akan tetapi, sebulan setelahnya, penampilan Di Maria menurun. Bahkan, pada November ia mengalami cedera parah yang membuatnya harus absen hingga Januari 2015.

Setelah sembuh dari cedera, Di Maria masih belum memperlihatkan kemampuan terbaiknya lagi. Secara keseluruhan, Di Maria hanya mencetak tigal gol dari 27 penampilan bersama Man United.

Pada akhir musim, DI Maria menerima pinangan dari klub kaya asal Perancis, Paris Saint-Germain.

Radamel Falcao

Striker Manchester United asal Kolombia, Radamel Falcao.Dok. Manchester United Striker Manchester United asal Kolombia, Radamel Falcao.

Falcao hijrah dari Monaco ke Manchester United dengan status pinjaman plus opsi pembelian permanen pada musim panas 2014.

Saat itu, bomber asal Kolombia terhitung sebagai salah satu predator mematikan di kotak penalti.

Namun, bersama Man United Falcao tampil angina-anginan. Ia hanya berhasil membukukan empat gol dari 26 penampilannya. Man United pun urung memermanenkan status Falcao.

Baca juga: Daftar Pemain Keluar dan Habis Kontrak Liga Inggris

Falacao mencoba peruntungannya kembali di Inggris dengan bergabung bersama Chelsea. Tetapi, lagi-lagi dia tidak bisa menunjukkan permainan terbaiknya.

Ia pun dipulangkan kembali ke Monaco meskipun The Blues, julukan Chelsea, memiliki hak untuk membeli Falcao secara permanen.

Andy Carroll

Andy CarrollAFP Andy Carroll

Andy Carroll dikontrak Liverpool pada awal musim 2010-2011.Ia baru melakukan debut pada Maret 2011 karena cedera yang didertitanya saat masih berkostum Newcastle United.

Ditugaskan sebagai pengganti Fernando Torres yang hijrah ke Chelsea, Carroll justru tampil tidak konsisten.

Baca juga: Man City Ingin Terus Dominasi Liga Inggris

Ia hanya berhasil mencetak enam gol dari 44 penampilannya bersama Liverpool. Sungguh kontribusi yang sangat minim untuk ukuran striker dengan banderol 41 juta euro (sekitar Rp 660 miliar).

Akhirya, Carroll dilepas ke West Ham pada akhir musim 2012 dengan status pinjaman sebelum dipermanenkan satu tahun setelahnya.

Alexis Sanchez

Penyerang Manchester United, Alexis Sanchez, dalam partai final Piala FA kontra Chelsea di Stadion Wembley pada Sabtu (19/5/2018)
IAN KINGTON / AFP Penyerang Manchester United, Alexis Sanchez, dalam partai final Piala FA kontra Chelsea di Stadion Wembley pada Sabtu (19/5/2018)

Sanchez mulai memakai kostum Manchester United pada musim dingin 2018 lalu. Pemain asal Cile ini ditebus Man United dari Arsenal dengan mahar sebesar 34 juta euro (sekitar Rp 547 miliar).

Man United menjadikan mantan pemain Udinese ini pemain dengan gaji termahal di Liga Inggris. Per pekannya, Sanchez dibayar 500 ribu poundsterling (sekitar Rp 9,15 miliar).

Baca juga: Sterling Ingin Man City Juara Liga Inggris Tiga Musim Beruntun

Tetapi, nilai tersebut tidak sebanding dengan kontribusi Sanchez untuk Man United. Dia hanya berhasil membukukan tiga gol dari 39 penampilannya selama di Old Trafford.

Ali Dia

Ali Diapublico.pt Ali Dia

Dinobatkan sebagai transfer terburuk Liga Inggris menurut surat kabar The Times. Kisahnya bermula ketika manajer Southampton pada waktu itu, Graeme Souness, menerima telepon yang mengaku sebagai penyerang AC Milan kala itu, George Weah.

Dalam perbincangannya, orang yang mengaku dirinya Weah itu menawarkan keponakannya yang bernama Ali Dia.

Souness yang tidak menaruh curiga pun langsung menyiapkan kontrak untuk Ali Dia.

Kemudian, Ali Dia menandatangani kontrak tersebut dan bergabung bersama skuad Southampton.

Baca juga: Pep Guardiola Jadi Manajer Terbaik Liga Inggris 2018-2019

Ali Dia melakukan debut saat Southampton berhadapan dengan Leeds United di Liga Inggris tahun 1996. Ia masuk pada menit ke-32 menggantikan Le Tissier.

Hanya, ia ditarik kembali ketika pertandingan memasuki menit ke-85. Sejak saat itu, Ali Dia diputus kontraknya oleh Southampton.

Belakangan diketahui bahwa yang menelepon Souness pada waktu itu bukan Weah, melainkan teman satu sekolah Ali Dia dan diperintahkan penipu untuk berpura-pura sebagai Weah.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X