Juventus Punya Peluang 80 Persen untuk Kembali Juarai Liga Italia

Kompas.com - 27/05/2019, 18:00 WIB
Massimiliano dalam perayaaan gelar Scudetto Juventus, Senin (22/4/2019) MARCO BERTORELLO/AFPMassimiliano dalam perayaaan gelar Scudetto Juventus, Senin (22/4/2019)

KOMPAS.com - Setelah menjadi juara Liga Italia selama delapan tahun beruntun, Juventus diyakini masih punya peluang besar untuk kembali mempertahankan gelar tersebut pada musim depan.

Pernyataan itu disampaikan sang pelatih, Massimiliano Allegri, seusai kekalahan 0-2 Juventus dari tuan rumah Sampdoria, Minggu (26/5/2019).

Baca juga: Juventus Tunggu Pochettino Antarkan Tottenham Juara Liga Champions

Allegri sendiri sudah dipastikan bakal melepaskan jabatan sebagai pelatih Juventus seusai berakhirnya musim 2018-2019.

"Saya pergi meninggalkan tim juara, yang pada musim depan punya peluang 80 persen memenangi Liga Italia, dan akan tampil bagus di Liga Champions," ujar Allegri yang dikutip dari Football Italia, Senin (27/5/2019).

"Siklus kemenangan belum berakhir. Juventus akan siap untuk menang lagi pada musim depan. Saya tak menyesal harus pergi karena saya memutuskan ini bersama klub," tutur dia.

Di bawah kepemimpinan Allegri, Juventus sukses menjadi juara Liga Italia sebanyak lima tahun beruntun, yakni dari musim 2014-2015 hingga 2018-2019.

Adapun bersama pelatih sebelumnya, Antonio Conte, Juventus juara pada musim 2011-2012, 2012-2013, dan 2013-2014.

Baca juga: Persija Kalah dari PSIS, Ivan Kolev Susah Terima Hasil

Sejauh ini, belum diketahui secara pasti siapa sosok pengganti Allegri yang akan mengisi jabatan pelatih.

Beberapa nama yang sempat tersiar di media Eropa di antaranya Maurizio Sarri, Mauricio Pochettino, hingga Simone Inzaghi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X