Gelandang Arsenal Berharap Tottenham Gagal Juara Liga Champions

Kompas.com - 23/05/2019, 19:03 WIB
Para pemain Tottenham melakukan selebrasi kemenangan usai leg kedua semifinal Liga Champions 2019 melawan Ajax di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Rabu (8/5/2019) atau Kamis dini hari WIB. Duel berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Tottenham, membuat The Spurs lolos ke final dengan agresivitas gol tandang dan akan menantang Liverpool.AFP/ADRIAN DENNIS Para pemain Tottenham melakukan selebrasi kemenangan usai leg kedua semifinal Liga Champions 2019 melawan Ajax di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Rabu (8/5/2019) atau Kamis dini hari WIB. Duel berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Tottenham, membuat The Spurs lolos ke final dengan agresivitas gol tandang dan akan menantang Liverpool.

KOMPAS.com - Pemain sayap Arsenal, Alex Iwobi, berharap Tottenham Hotspur kalah pada partai final Liga Champions 2018-2019 ketika bersua Liverpool.

Final Liga Champions musim ini menjadi panggung bagi tim Liga Inggris. Pasalny, dua klub Premier League, Tottenham Hotspur dan Liverpool, jadi penampil pada partai puncak yang dihelat pada 1 Juni mendatang.

Kesempatan melenggang ke partai final Liga Champions ini cukup spesial bagi Tottenham Hostpur. Sebab, inilah kali pertama Spurs bisa menyentuh laga pamungkas Liga Champions.

Baca Juga: Semoga Ada Kabar Baik bagi Sayap Tottenham Spurs, Jumat Pekan Ini

Hanya, pencapaian Tottenham tersebut tidak disukai oleh Alex Iwobi, yang merupakan pemain dari klub rival sekota, Arsenal.

"Sebetulnya kami tidak sedang mencoba fokus dengan Tottenham. Saya harap mereka kalah," kata Iwobi, seperti dikutip BolaSport.com dari laman Football London.

Pernyataan Alex Iwobi dapat dimengerti mengingat rivalitas Arsenal dan Tottenham yang sama-sama dari London Utara.

Alex Iwobi merayakan gol Olivier Giroud saat Arsenal menjamu Crystal Palace pada laga Premier League di Stadion Emirates, Minggu (1/1/2017).GLYN KIRK/AFP Alex Iwobi merayakan gol Olivier Giroud saat Arsenal menjamu Crystal Palace pada laga Premier League di Stadion Emirates, Minggu (1/1/2017).

Kedua klub memang belum pernah jadi kampiun di Liga Champions. Akan tetapi, tensi bisa saja memanas bila Tottenham keluar sebagai juara pada edisi kali ini.

Untuk diketahui, Chelsea adalah satu-satunya klub asal Kota London yang sanggup memenangi ajang paling prestisius antarklub di Eropa itu.

Baca Juga: Pelatih Garuda Select Sulit Memilih Liverpool atau Tottenham Juara Liga Champions

Chelsea menggondol trofi si Kuping Besar setelah mengalahkan Bayern Muenchen lewat adu tendangan penalti (4-3) pada 2012.

Di sisi lain, Iwobi mengaku hanya ingin berkonsentrasi dengan kans Arsenal menjuarai Liga Europa musim ini. The Gunners bisa jadi kampiun bila mampu mengalahkan Chelsea pada partai final, 29 Mei 2019, di Baku Olympics Stadium, Azerbaijan.

"Kami mencoba untuk tidak melirik Tottenham, mereka telah berusaha dengan baik. Karena itu, Anda harus mengapresiasinya," ujar Iwobi.

"Namun, kami ingin fokus kepada diri sendiri dan kembali meraih trofi," tutur pemuda 23 tahun asal Nigeria ini. (Ahmad Tsalis)




Close Ads X