Gaji Jadi Alasan Utama Arsenal Lepas Ramsey

Kompas.com - 23/05/2019, 18:02 WIB
Aaron Ramsey merayakan golnya pada pertandingan Arsenal vs Napoli dalam laga perempat final Liga Europa di Stadion Emirates, 11 April 2019. AFP/BEN STANSALL Aaron Ramsey merayakan golnya pada pertandingan Arsenal vs Napoli dalam laga perempat final Liga Europa di Stadion Emirates, 11 April 2019.

KOMPAS.com - Direktur Sepak Bola dan Relasi Arsenal, Raul Sanllehi, mengungkapkan alasan mengapa timnya rela melepas Aaron Ramsey. Gaji jadi alasan utama.

Raul Sanllehi menyadari bahwa atmosfer yang kondusif dibutuhkan dalam dinamika Arsenal. Ia memandang kondisi tersebut dapat diwujudkan dengan membuat gaji antarpemain Arsenal tidak memiliki perbedaan jauh alias tidak jomplang.

Rupanya, kebijakan itulah yang menjadi alasan mengapa Aaron Ramsey dibiarkan pergi oleh Arsenal.

Baca Juga: Tangis Aaron Ramsey Seusai Laga Arsenal Vs Brighton

Sebagai orang yang ditugasi menentukan kontrak dan upah pemain, Raul Sanllehi mengaku memilih tak memperpanjang kontrak sang pemain. Penyebabnya, gelandang asal Wales itu memiliki permintaan kenaikan gaji yang signifikan.

"Satu hal yang penting bagi saya adalah menjaga kewajaran gaji dalam tim. Hal itu juga dilakukan di klub lain," ucap Sanllehi, dikutip BolaSport.com dari laman resmi Arsenal.

"Kami memutuskan untuk tidak memperbarui kontrak Aaron pada tenggat waktu. Kondisi ini disebabkan karena permintaan gaji Aaron yang luar biasa," kata pria asal Spanyol ini menyambung.

Sanllehi menambahkan, Ramsey sebetulnya berniat untuk bertahan bareng The Gunners. Hanya, lanjut Sanllehi, manajemen tidak menyanggupi syarat yang diajukan sang pemain demi stabilitas klub.

Baca Juga: Arsenal Tak Paksakan Ramsey Main Jika Masuk Final Liga Europa

"Kami sadar bahwa opsi dimiliki dapat menyebabkan ketidakseimbangan serta membahayakan tim dalam jangka waktu menengah dan panjang," ujar Sanllehi.

Aaron Ramsey pun dilepas ke Juventus dengan status bebas transfer seusai musim 2018-2019. Berbagai laporan di Inggris menyebut bahwa pemuda 28 tahun itu akan mendapatkan upah sebesar 400.000 pounds (sekitar Rp7,3 miliar) per pekan dari Juve.

Sebelumnya, laman Mirror mengklaim bahwa Ramsey mendapat gaji 110.000 poundsterling per minggu.

Nominal itu lebih kecil dari Mesut Oezil (350.000 pounds), Pierre-Emerick Aubameyang (180.000), Henrikh Mkhitaryan (180.000), Alexandre Lacazette (140.000), dan Sead Kolasinac (119.500). (Ahmad Tsalis)




Close Ads X