Alasan Aji Santoso Masukkan 'Striker Murni' Pertengahan Babak Kedua

Kompas.com - 23/05/2019, 13:00 WIB
Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso (kiri) dan Muhammad Ridwan.KOMPAS.com / HAMZAH Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso (kiri) dan Muhammad Ridwan.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Guna menyiasati absennya Alex dos Santos Goncalves dalam laga kontra Persipura Jayapura di Stadion Surajaya, Rabu (22/5/2019) malam, pelatih Persela Lamongan Aji Santoso sempat menerapkan taktik false nine. 

Aji Santoso memplot Rafael Gomes de Oliviera (Rafinha) menempati posisi nomor 9, padahal Rafinha merupakan seorang gelandang.

Namun langkah ini sukses dibayar Rafinha, dengan sumbangan satu gol ke gawang Persipura. Hanya saja, gawang Persela kembali kebobolan di pengujung babak pertama, yang membuat Aji kemudian mengubah skema bermain anak didiknya pada interval kedua guna mengejar ketertinggalan.

"Alhamdulilah setelah masuknya Sugeng (Efendi), permainan lebih hidup, kita banyak menyerang. Terus 15 menit terakhir saya tidak ada alternatif lain, karena masih ketinggalan maka saya harus menggunakan dua striker," ujar Aji, selepas pertandingan.

Baca juga: Dukungan Suporter Bantu Angkat Mental Pemain Persela

Guna mempertajam lini depan untuk mengejar defisit gol, Aji kemudian memasukkan Delvin Rumbino menggantikan Ahmad Subagja Baasith, dan juga Muhammad Ridwan pemain muda yang memiliki posisi ideal sebagai striker menggantikan Malik Risaldi.

Pilihan yang cukup tepat, lantaran Ridwan yang baru beberapa saat berada di lapangan sukses membuat skor kembali imbang.

"Alhamdulillah Ridwan menjawab kepercayaan saya dengan baik, dengan mencetak gol," kata dia.

Mantan arsitek Arema FC ini juga memberikan penjelasan, terkait alasan dirinya memberikan debut kepada Ridwan dalam laga tersebut, selain untuk bisa mengejar ketinggalan defisit gol.

"Mungkin kenapa Ridwan saya pasang terakhir, kita tahu lawannya adalah pemain-pemain berpengalaman, cukup sulit bagi Ridwan apabila saya pasang sejak awal," tutur Aji.

Seperti diketahui, dalam laga tersebut tim Laskar Joko Tingkir sempat dua kali tertinggal melalui Titus Bonai pada menit ke-13 dan Boaz Solossa (40).

Namun dua kali pula Persela berhasil menyamakan kedudukan lewat Rafael Gomes de Oliviera (Rafinha) pada menit ke-38, serta sosok pemain pengganti Muhammad Ridwan (81).

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X