Harapan Lionel Messi di Pundak Generasi Terbaru Timnas Argentina

Kompas.com - 23/05/2019, 04:20 WIB
Kapten timnas Argentina, Lionel Messi, melambai kepada para suporter seusai laga fase grup Piala Dunia 2018 kontra Nigeria di Stadion Krestovsky, Saint Petersburg, 26 Juni 2018.HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLA Kapten timnas Argentina, Lionel Messi, melambai kepada para suporter seusai laga fase grup Piala Dunia 2018 kontra Nigeria di Stadion Krestovsky, Saint Petersburg, 26 Juni 2018.

KOMPAS.com - Kurang dari sebulan lagi, Lionel Messi dan timnas Argentina akan melawat ke Copa America 2019, petualangan pertama Tim Tango semenjak Piala Dunia 2018.

Bagi sang megabintang Lionel Messi, turnamen di Brasil pada 14 Juni-7 Juli menjadi salah satu kompetisi terakhirnya bersama timnas Argentina.

Lionel Messi akan berusia 32 tahun saat Copa America 2019 memasuki fase knock-out pada 27 Juni.

Setahun kemudian, Messi bakal menginjak umur 33 tahun saat negaranya menjadi tuan rumah Copa America 2020 bersama Kolombia.

Kejuaraan terbesar negara-negara Amerika Selatan itu memang akan bergulir dua tahun beruntun karena turnamen bakal bergeser ke tahun genap dengan edisi berikutnya pada 2024.

Baca Juga: Paling Tajam, Paling Kasar, Paling Tersakiti di Liga Spanyol 2018-2019

Setelah Copa America 2020, turnamen berikutnya adalah Piala Dunia Qatar 2022 dengan Messi akan berusia 35 tahun saat kompetisi berlangsung di Qatar.

Alhasil, Copa America 2019 bisa menjadi kesempatan paling realistis top scorer Argentina sepanjang masa itu mempersembahkan trofi senior pertamanya bagi Tim Tango.

"Saya pikir tak ada pemain yang akan lebih bahagia untuk menjuarai gelar bersama Argentina selain Lionel Messi," tutur direktur timnas Argentina, Cesar Luis Menotti, kepada Clarin.

"Saya yakin apabila ada yang bertanya apakah ia ingin menjuarai Piala Dunia dengan Argentina atau memenangi Liga Champions, ia tak akan memilih Liga Champions," lanjut pelatih pemenang Piala Dunia 1978 tersebut.

Baca Juga: Mental seperti Binatang Buas, Lionel Messi Bisa Main 4 Tahun Lagi

Namun, menjadi juara bersama Argentina lebih mudah secara teori ketimbang praktek.

Pelatih interim Lionel Scaloni membuat beberapa kejutan saat mengumumkan skuat Tim Tango untuk Copa America 2019 pada awal pekan ini.

Walau posisinya selama ini jauh dari aman karena serangkaian hasil-hasil tak mumpuni, Lionel Scaloni masih berani melakukan salah satu pergantian generasi terbesar yang pernah dilihat timnas Argentina.

Halaman Berikutnya
Halaman:



Close Ads X