Pelatih Ganda Putra Evaluasi Kegagalan di Piala Sudirman Tahun lalu

Kompas.com - 21/05/2019, 15:40 WIB
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat melawan pasangan Inggris Marcus Ellis/Chris Langridge di babak penyisihan grup Piala Sudirman 2019, Minggu (19/5/2019). Doc. PBSI Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat melawan pasangan Inggris Marcus Ellis/Chris Langridge di babak penyisihan grup Piala Sudirman 2019, Minggu (19/5/2019).

KOMPAS.com - Indonesia akan kembali bertanding melawan Denmark di Guangxi Sports Center, Nanning, China, Rabu (22/5/2019).

Laga besok akan menentukan tempat bagi juara dan runner-up Grup 1B.

Sebelumnya, Indonesia sudah mewaspadai tiga nomor andalan Denmark pada laga besok, yakni tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran.

Meski tidak sekuat dua tahun lalu, ganda putra Denmark tetap tidak bisa dianggap remeh.

Denmark membawa pasangan ganda putra terbaik mereka, yakni Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. Namun, Denmark bisa saja membongkar pasang ganda putra mereka dan memasukkan Mathias Boe ke dalam line up saat melawan Indonesia.

Sementara itu, Indonesia membawa kekuatan penuh di nomor ganda putra yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (peringkat 1 dunia), Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (peringkat 4 dunia), dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (peringkat 5 dunia).

Pelatih ganda putra Herry Iman Piengardi mengatakan bahwa Denmark bisa saja memainkan Mathias Boe dengan segudang pengalaman saat laga melawan Indonesia besok Rabu.

Baca juga: Denmark Tetap Optimistis Hadapi Indonesia di Piala Sudirman 2019

"Kalau lihat dari segi rangking, memang Astrup/Rasmussen yang paling tinggi di ganda putra Denmark. Tapi bisa saja mereka menurunkan kombinasi pasangan lain, kan ada (Mathias) Boe juga," kata Herry dikutip Kompas.com dari Badmintonindonesia.org.

Untuk rekor pertemuan, Marcus/Kevin tercatat unggul 7-0 dengan Astrup/Rasmussen. Pasangan senior Ahsan/Hendra juga mengantongi lima kali kemenangan dari lima pertemuan dengan Astrup/Rasmussen. Namun, Astrup/Rasmussen unggul 2-0 dalam rekor pertemuan melawan Fajar/Rian.

Herry IP juga menekankan kepada anak didiknya untuk bisa menyumbang poin karena nomor ganda putra merupakan salah satu andalan Indonesia.

"Memang strong point ada di ganda putra, mau enggak mau harus sumbang poin. Saya juga tekankan ke pemain-pemain ganda putra, kita jangan mau kalah, kita harus sumbang poin," ucap Herry.

Baca juga: Piala Sudirman, Indonesia Harus Waspadai 3 Nomor Ini Saat Lawan Denmark

Walapun Indonesia memiliki peluang yang lebih besar untuk menang dengan pemain unggulannya, tim ganda putra harus tetap waspada dan tidak boleh menganggap remeh lawan.

Hal itu dikarenakan pada Piala Sudirman 2017, Marcus/Kevin yang diunggulkan justru tidak bisa menyumbang poin dan kalah tipis dari Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-16, 22-24, 21-23.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X