Timnas Indonesia Gelar TC Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2022

Kompas.com - 17/05/2019, 22:00 WIB
Timnas Indonesia beruji coba melawan Myanmar di Stadion Mandala Thiri, Mandalay, Myanmar, Senin (25/3/2019). Dok. Myanmar Football Federation Timnas Indonesia beruji coba melawan Myanmar di Stadion Mandala Thiri, Mandalay, Myanmar, Senin (25/3/2019).

KOMPAS.com - Tim Nasional (timnas) Indoenesia kembali menggelar pemusatan latihan (TC) menjelang pertadingan persahabatan bertajuk FIFA Matchday pada bulan Juni.

TC timnas Indonesia menurut rencana bakal digelar di Yogyakarta mulai tanggal 28 Mei hingga 16 Juni.

Para pemain akan dipulangkan menjelang hari raya Idul Fitri sebelum dikumpulkan kembali untuk terbang ke Amman, Yordania.

Baca juga: Simon McMenemy Tidak Akan Usik Skuad Garuda Muda

Pada bulan Juni mendatang, timnas Indonesia mendapat dua jadwal laga persahabatan FIFA Matchday.

Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Yordania di Amman pada 11 Juni, sebelum menghadapi Vanuatu pada 15 Juni di Jakarta.

Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, mengatakan bahwa FIFA Matchday bulan depan akan menjadi simulasi tim dalam menghadapi dua kualifikasi Piala Dunia.

"Dalam kualifikasi bulan September mendatang kita akan bermain dua kali dengan kondisi satu pertandingan home dan satu away yang hanya berjarak 5 hari,” kata Simon.

“Saya harap dua pertandingan persahabatan bulan depan melawan Yordania dan Vanuatu bisa menjadi simulasi yang baik untuk tim,” ucap Simon melanjutkan.

Pada tanggal 5 dan 10 Septermber 2019, timnas Indonesia akan menjalani kualifikasi Piala Dunia 2022 babak kedua.

Baca juga: Catatan Kekurangan Performa Timnas Indonesia di Mata Simon McMenemy

Mengenai siapa yang akan dihadapi timnas Indonesia belum dapat dipastikan karena masih harus menunggu undian dan kualifikasi babak pertama pada bulan Juni selesai terlebih dahulu.

"Pada drawing kualifikasi nanti, kita akan berada dalam pot 3, artinya akan ada tim yang berada di pot unggulan 1 dan 2, dan banyak dari mereka berasal dari semenanjung arab,” ujar asisten timnas Indonesia, Yeyen Tumena.

“Oleh karena itu kami memilih Yordan yang notabenenya ranking FIFA lebih tinggi dari kita dan Vanuatu yang masih dibawah kita,” kata Yeyen menambahkan.

Yeyen menambahkan bahwa nantinya diharapkan tercipta sinergi anatara timnas dan para pelatih klub terkait pemanggilan pemain.

Para pemain yang dipanggil pun harus memiliki kontribusi jam terbang dan kontribusi tinggi di klub masing-masing.

Baca juga: Simon McMenemy Anggap Timnas Indonesia Cocok Pakai 4-4-2 Diamond

"Jadi sebelum di panggil nanti akan di tanyakan kepada pelatih apakah pemain tersebut sedang dalam kondisi fit, atau setelah kembali ke klub dari pemusatan latihan timnas tetap bisa menunjukkan profesionalisme dan performa baik atau tidak,” ujar Yeyen.

"Tentu yang pasti, sebelum mereka dipanggil, mereka harus berkontribusi terlebih dahulu ke klub masing masing, punya jam terbang dan mampu menjadi role model untuk pemain lainnya,” ucap Yeyen menambahkan.




Close Ads X