Paulo Dybala, Korban Pertama Ronaldo di Juventus?

Kompas.com - 17/05/2019, 18:41 WIB
Paulo Dybala meratapi kekalahan Juventus dari Lazio pada partai Serie A, kasta pertama Liga Italia, di Stadion Allianz, Sabtu (14/10/2017).MARCO BERTORELLO/AFP Paulo Dybala meratapi kekalahan Juventus dari Lazio pada partai Serie A, kasta pertama Liga Italia, di Stadion Allianz, Sabtu (14/10/2017).

KOMPAS.com - Agen sekaligus kakak Paulo Dybala, Gustavo Dybala, memberikan isyarat kliennya bakal meninggalkan Juventus setelah musim 2018-2019 berakhir.

Dybala dikabarkan sudah tidak kerasan untuk tinggal lebih lama bersama skuad Si Nyonya Besar. Kehadiran Cristiano Ronaldo disebut-sebut menjadi salah satu faktor penyebabnya.

Ya, kehadiran megabintang asal Portugal itu telah membuat peran Dybala di lini depan Juventus berubah.

Baca juga: Paulo Dybala Masuk dalam Bidikan Atletico Madrid?

La Joya – julukan Paulo Dybala – tidak lagi diberi keleluasaan berkreasi dengan bola.

Posisinya saat ini digeser lebih melebar ke posisi sayap yang membuat Dybala berganti peran menjadi “pelayan” Ronaldo.

Perubahan posisi bermain ini berdampak negatif terhadap produktivitas Dybala.

Pada musim ini saja pemain asal Argentina itu baru mengemas lima gol dari 28 penampilannya bersama Juventus di seluruh kompetisi.

Dilansir dari Fotmob, Jumat (17/5/2019), Gustavo Dybala yang berperan sebagai agen sekaligus kakak Dybala mengakui bahwa pemain bernomor punggung 10 itu sedang tidak bahagia di Turin.

Gustavo juga berujar Dybala bisa meninggalkan Allianz Stadium pada akhir musim ini.

"Benar, ada peluang besar dia akan meninggalkan Juventus. Tentu saja. Dia perlu perubahan,” ujar Gustavo dalam acara Futbolemico.

Baca juga: Paulo Dybala Masuk Daftar Jual Juventus

"Tentu dia tidak senang di sana. Paulo bukan satu-satunya yang tidak nyaman di Juventus. Jadi bukan cuma dia saja yang bakal meninggalkan Juventus musim ini," kata Gustavo menambahkan.

Pada kesempatan tersebut Gustavo juga disinggung mengenai hubungan Dybala dengan Ronaldo yang diklaim sebagai penyebab kliennya tidak nyaman di Juventus.

Halaman:



Close Ads X