Kompas.com - 17/05/2019, 11:30 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei, berpose dengan medali emas yang dia raih dari kategori perorangan Commonwealth Games 2018 seusai mengalahkan Kidambi Srikanth, 19-21, 21-14, 21-14, pada laga final di Carrara Sports and Leisure Centre, Gold Coast, Australia, Minggu (15/4/2018). SAEED KHAN/AFP PHOTOPebulu tangkis tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei, berpose dengan medali emas yang dia raih dari kategori perorangan Commonwealth Games 2018 seusai mengalahkan Kidambi Srikanth, 19-21, 21-14, 21-14, pada laga final di Carrara Sports and Leisure Centre, Gold Coast, Australia, Minggu (15/4/2018).

KOMPAS.com - Pebulu tangkis legenda Malaysia, Lee Chong Wei, menilai bahwa sektor tunggal putra Malaysia jauh tertinggal dari negara lain.

Sejak Lee Chong Wei absen karena sakit, Malaysia hanya mengandalkan para pemain muda dari sektor tunggal putra.

Lee Zii Jia, Cheam June Wei, Soong Joo Ven, dan Tan Jia Wei kini menjadi salah satu harapan Malaysia di nomor tunggal putra di setiap turnamen-turnamen bulu tangkis dunia.

Meskipun keempat pebulu tangkis itu sempat memberikan perlawan bagi pemain-pemain lain, mereka belum bisa berbicara banyak di tengah persaingan bulu tangkis dunia.

Lee Chong Wei pun menyadari bahwa penerusnya kini semakin tertinggal di persaingan bulu tangkis dunia. Lee Chong Wei menganggap bahwa skuad tunggal putra Malaysia masih kurang kompetitif.

"Kami (tim tunggal putra Malaysia) kini tertinggal terlalu jauh dari para tunggal putra dunia. Gap ini akan semakin jauh jika tidak ada usaha untuk mengatasinya dari para pemain itu sendiri," ujar Lee Chong Wei.

Menurut Lee, untuk menembus jajaran pemain elite dunia, setiap pemain tidak boleh merasa cepat puas akan hasil yang didapat sebelumnya.

Baca juga: Lee Chong Wei Kemungkinan Tak Ikut SEA Games 2019

Lee juga menegaskan seharusnya para pemain muda tunggal putra Malaysia lebih berani dan kompetitif karena kesempatan untuk mengikuti turnamen internasional jauh lebih mudah.

Pasalnya, skuad tim tunggal putra saat ini hanya berjumlah delapan orang dibandingkan dengan kepengurusan sebelumnya yang berjumlah 16 orang.

Selain tidak boleh cepat merasa puas, pera pemain muda juga harus menanamkan dalam diri masing-masing bahwa mereka harus memiliki kemauan dari diri sendiri untuk berlatih keras.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.