Ivan Kolev Beberkan Faktor Tersingkirnya Persija dari Piala AFC

Kompas.com - 16/05/2019, 17:42 WIB
Gelandang Persija Jakarta, Rizki Ramdani Lestaluhu (kiri,) berebut bola dengan gelandang Shan United Myanmar Yan Naing Oo (kanan depan) dan Zin Min Tun (kanan belakang) dalam laga Piala AFC 2019 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO (RON)
15-05-2019KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO Gelandang Persija Jakarta, Rizki Ramdani Lestaluhu (kiri,) berebut bola dengan gelandang Shan United Myanmar Yan Naing Oo (kanan depan) dan Zin Min Tun (kanan belakang) dalam laga Piala AFC 2019 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (15/5/2019). KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO (RON) 15-05-2019

KOMPAS.com - Kemenangan telak 6-1 atas Shan United FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2019), menutup kiprah Persija Jakarta pada Piala AFC 2019.

Gol kemenangan Persija pada laga terakhir fase Grup G itu dicetak oleh Bruno Matos (hat-trick), Novri Setiawan, Riko Simanjuntak, dan Heri Susanto.

Baca juga: Borneo FC Vs Bhayangkara FC, Tim Tamu Patok Target Raihan Poin

Baik bagi Persija maupun Shan United, hasil pertandingan itu tidak memberikan pengaruh lantaran kedua tim sudah tersingkir sejak pekan-pekan sebelumnya.

Pelatih Persija, Ivan Kolev, menyampaikan pandangannya terkait kiprah timnya.

Menurutnya, kegagalan Persija disebabkan faktor di luar lapangan lantaran sering kehilangan pemain penting pada laga-laga sebelumnya.

"Soal partisipasi kami di Piala AFC, jelas kami kecewa," kata Ivan Kolev, seusai laga.

"Karena disayangkan hampir semua game, kecuali game ini, kami tanpa 5-6 pemain," ujarnya menambahkan.

Menurut pelatih asal Bulgaria itu, timnya bisa tampil lebih kompetitif andai tak mengalami masalah ini.

Baca juga: Komposisi dan Nomor Punggung Pemain Persela Lamongan Musim Ini

Salah satu pilar penting yang absen adalah Marko Simic lantaran tersandung masalah hukum di Australia sejak Februari silam.

"Selalu ada banyak masalah. Kalau kehilangan hanya satu atau dua, maka tim berubah," tuturnya.

"Akan tetapi, itu sudah terjadi dan kami tidak bisa berbuat apa-apa," ucapnya. (Muhammad Robbani)

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X