Saatnya Satukan Energi untuk Kejayaan Sepak Bola Indonesia

Kompas.com - 16/05/2019, 15:01 WIB
Seorang suporter yang datang memberikan dukungan untuk timnas U-19 Indonesia saat berlaga melawan Uni Emirat Arab dalam laga lanjutan Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (24/10/2018). SUPERBALL/FERI SETIAWANSeorang suporter yang datang memberikan dukungan untuk timnas U-19 Indonesia saat berlaga melawan Uni Emirat Arab dalam laga lanjutan Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (24/10/2018).
|

KOMPAS.com - Harapan agar sepak bola Indonesia meraih kejayaan disuarakan oleh perkumpulan Sepak Bola Indonesia Juara (SIJ).

SIJ juga mendukung penuh Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri agar tidak pandag bulu dalam mengusut pihak yang diduga terlibat mafia sepak bola.

“Pemilu sudah selesai. Saatnya energi bangsa ini dimaksimalkan untuk hal-hal lain yang sama pentingnya, seperti kemajuan sepak bola Indonesia," kata juru bicara SIJ, Wandi Wanandi, dalam siaran pers kepada Kompas.com, Kamis (16/5/2019).

Wandi mengharapkan seluruh pemangku kepentingan sepak bola Indonesia bisa bekerja sama untuk mewujudkan kemajuan dan kejayaan sepak bola Indonesia. 

Wandi berpendapat sepak bola Indonesia jangan sampai kehilangan momentum dalam berbenah. Untuk itu, SIJ mendorong PSSI untuk lebih terbuka menerima masukan dari masyarakat.

“Jangan sampai momentum yang sudah bagus ini hilang begitu saja karena energi kita larut dan tersedot ke hal-hal lain,” terangnya.

Baca juga: PSSI Resmi Jalin Kerja Sama dengan FA Inggris

Lebih lanjut, Wandi meminta pecinta sepak bola untuk percaya pada setiap langkah baik yang dilakukan oleh PSSI, sambil terus mendorong induk organisasi sepak bola tersebut untuk terus memperbaiki diri sekaligus memperbaiki sistem dan prestasi persepakbolaan Indonesia.

“Setiap pihak punya tanggung jawab dan kontribusinya sendiri-sendiri untuk kemajuan persepakbolaan. Saatnya menyatukan energi semua pemangku kepentingan bersama demi kemajuan dan prestasi sepak bola Indonesia”, tutur Wandi.

Sementara itu dalam kasus match fixing ini, Satgas Antimafia Bola sudah menetapkan 11 orang tersangka, mulai pihak wasit hingga anggota Komisi Disiplin PSSI. Terakhir, Satgas menahan Mantan Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono. 

Satgas pun sedang memproses kasus Iwan Budianto. Hal itu pernah disampaikan Kepala Satuan Tugas Antimafia Bola Polri Brigadir Jenderal (Pol) Hendro Pandowo pada 9 April 2019.

“Dalam proses,” kata Hendro Pandowo saat itu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pemain Arema FC Dinyatakan Reaktif Usai Rapid Test

Dua Pemain Arema FC Dinyatakan Reaktif Usai Rapid Test

Liga Indonesia
Bambang Pamungkas Jadi 'Tukang Cat' selama Wabah Virus Corona

Bambang Pamungkas Jadi "Tukang Cat" selama Wabah Virus Corona

Liga Indonesia
RD Tanggapi soal Pendapatnya yang Berseberangan dengan Madura United

RD Tanggapi soal Pendapatnya yang Berseberangan dengan Madura United

Liga Indonesia
Yanto Basna Beberkan Penyebab Timnas Indonesia 'Seret' Gelar Juara

Yanto Basna Beberkan Penyebab Timnas Indonesia "Seret" Gelar Juara

Liga Indonesia
Kondisi Keuangannya Kian Membebani, Spurs Pinjam Duit ke Bank

Kondisi Keuangannya Kian Membebani, Spurs Pinjam Duit ke Bank

Liga Inggris
Dayen Gentenaar: Saya Dengar PSSI Cari Pemain Naturalisasi di Piala Dunia U-20

Dayen Gentenaar: Saya Dengar PSSI Cari Pemain Naturalisasi di Piala Dunia U-20

Liga Indonesia
Petinggi NBA Sepakat Lanjutkan Kompetisi Mulai 31 Juli 2020

Petinggi NBA Sepakat Lanjutkan Kompetisi Mulai 31 Juli 2020

Sports
Akibat Tindakan Rasialisme, Tyson Fury Jadi Arogan demi Dapat Pengakuan

Akibat Tindakan Rasialisme, Tyson Fury Jadi Arogan demi Dapat Pengakuan

Sports
Pelatih Bali United Setuju Liga Dilanjutkan, asalkan...

Pelatih Bali United Setuju Liga Dilanjutkan, asalkan...

Liga Indonesia
Jadwal Bundesliga Pekan Ke-30, Rintangan Berat Menanti Bayern Muenchen

Jadwal Bundesliga Pekan Ke-30, Rintangan Berat Menanti Bayern Muenchen

Bundesliga
Taufik Hidayat: Jika Dilahirkan Kembali, Saya Pilih Sekolah

Taufik Hidayat: Jika Dilahirkan Kembali, Saya Pilih Sekolah

Sports
Ungguli Liverpool, Chelsea Dikabarkan Sepakati Klausul Pembelian Timo Werner

Ungguli Liverpool, Chelsea Dikabarkan Sepakati Klausul Pembelian Timo Werner

Liga Inggris
Anti dengan Minuman Alkohol, Cristiano Ronaldo Pernah Sedikit Mabuk

Anti dengan Minuman Alkohol, Cristiano Ronaldo Pernah Sedikit Mabuk

Sports
Taufik Hidayat: Menjadi Atlet Bulu Tangkis Hanya Punya 2 Pilihan

Taufik Hidayat: Menjadi Atlet Bulu Tangkis Hanya Punya 2 Pilihan

Sports
Kurva Covid-19 di Indonesia Belum Melandai, tapi Sepak Bola Harus Tetap Menghidupi

Kurva Covid-19 di Indonesia Belum Melandai, tapi Sepak Bola Harus Tetap Menghidupi

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X