Piala Sudirman 2019, Tania Ingin Tambah Pengalaman

Kompas.com - 16/05/2019, 15:00 WIB
Pasangan ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris (kanan) dan Tania Oktaviani Kusumah.Dok. PB Djarum Pasangan ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris (kanan) dan Tania Oktaviani Kusumah.

KOMPAS.com - Meski belum mendapat kesempatan menjadi bagian tim inti Piala Sudirman 2019, Tania Oktaviani Kusumah mengaku senang ikut serta dan membantu senior-seniornya di ganda putri pada Piala Sudirman 2019 yang akan digelar di Nanning, China, 19-26 Mei.

Tania menjadi sparring bagi tiga pebulu tangkis ganda putri yakni Greysia Polii, Apriyani Rahayu, dan Ni Ketut Mahadewi Istarani. Namun, Tania mengaku tetap bersyukur bisa memberikan dukungan langsung untuk tim Indonesia.

"Walaupun jadi sparring, tapi saya excited banget, alhamdulillah bersyukur karena ini sama saja saya berkesempatan langsung melihat perjuangan tim di Piala Sudirman," ujar gadis kelahiran Bandung, 13 Oktober 1998 tersebut.

"Kesempatan ini saya jadikan pengalaman kalau nanti saya bisa masuk ke tim inti Piala Sudirman," lanjut Tania.

Tania juga optimis bahwa tim ganda putri mampu diandalkan dan menyumbang poin bagi tim.

"Sebagai bagian dari tim ganda putri, saya yakin kalau ganda putri bisa. Nggak ada yang nggak mungkin, kita punya kak Greys, Apri, dan mbak Ketut. Jadi ngapain takut, ganda putri juga bisa sumbang poin," ujar Tania.

Baca juga: Piala Sudirman 2019, Ganda Campuran Siap Hadapi Inggris dan Denmark

Sebelumnya, Tania Oktaviani Kusumah juga pernah menjadi bagian dari tim Indonesia di ajang Tong Yun Kai Cup 2019 serta turnamen beregu junior di Asia Junior Championship dan World Junior Championship.

Tania juga menyadari bahwa ketegangan dan tekanan yang dirasakan oleh atlet di kejuaraan beregu itu jauh berbeda dengan kejuaraan perorangan. Menurutnya, tekanan di kejuaraan beregu jauh lebih besar karena bermain dengan membawa nama tim Indonesia.

Pebulu tangkis ganda putri tersebut juga sudah siap jika dirinya mendapat tugas tambahan dari para senior.

Dalam kejuaraan beregu, sudah menjadi rahasia umum jika pemain muda atau sparring akan dapat tugas tambahan seperti membantu senior membawa shuttlecock saat latihan.

"Kalau ini sudah siap, sudah pasti. Ini hal biasa kok, bantu-bantu senior ambil makanan, minuman dan shuttlecock untuk latihan, pasti tanggungjawab yang muda.," ujar Tania. 

Baca juga: Kisah Heroik Indonesia pada Piala Sudirman 1989

Nggak apa-apa, nggak baper, memang sudah tugasnya yang muda, bantu yang senior. Saya sudah siap jadi supporter juga, siap habiskan suara buat tim Indonesia," lanjutnya. 

Tim Indonesia sendiri akan mulai latihan teknik bersama pada hari ini pukul 16.00 sampai dengan 18.00 waktu Nanning.

Sebelumnya, pada sore hari pukul 16.00 tim Indonesia dijadwalkan akan melakukan latihan fisik ringan. Namun, terdapat perubahan karena PBSI telah menyewa lima lapangan bulu tangkis yang akan digunakan untuk melakukan latihan teknik tim Indonesia. 




Close Ads X